KOTA BOGOR – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kota Bogor telah mengadakan kegiatan DISTRAKSI (Diskusi Strategi Kesejahtraan Isu Terkini) kegiatan ini dilaksanakan di Aula dinas Pendidikan dan dihadiri oleh para kader HMI, dan beberapa kelompok Cipayung, dan kelompok Mahasiswa di Kota Bogor.
Bidang Sosial Ekonomi dan Kesejahteraan HMI Cabang Kota Bogor melaksanakan diksusi strategi kesejahteraan isu terkini untuk memetakan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah kesejahteraan khususnya di Kota Bogor.
Diskusi strategi kesejahteraan isu terkini yang dapat juga disingkat distraksi dimana didalamnya terdapat beberapa diskusi yang hidup dengan pemateri yang mengisi dibidangnya masing-masing diantaranya tentang peran dinas sosial, dinas tenaga kerja, serta akademisi.
Sedikit disebutkan secara singkat dari hasil tentang diskusi tersebut, dimana akan begitu pentingnya kualifikasi dalam hal ketenaga kerjaan. Karena hal itu yang akan menjadi nilai plus dimana kompetensi dibidang tersebut sehingga dapat berakibat terhadap kualitas serta kepastian karir yang dapat ditekuni salah satu contohnya penguasaan Bahasa asing yang dapat mengangkat nilai seseorang karna hal itu cukup jarang dimiliki.
Akan tetapi ini akan memunculkan masalah baru dimana apakah semua orang memiliki kesempatan yang sama? karna dengan struktur sosial yang amat berbeda satu sama lain akan tetapi di era kemajuan teknologi dan digitalisasi, informasi menjadi lebih mudah di akses sehingga dapat sedikit kita katakana bahwa semuanya memiliki kesempatan yang sama. Akan tetapi walau dengan kesempatan yang sama tetapi tidak dapat menghasilkan hasil yang sama.
“isu mengenai kesejahteraan masyarakat menjadi hal yang krusial untuk dibahas dan perlu diperhatikan maka kegiatan ini merupakan ruang diskusi untuk mengkaji potensi dan ancaman tentang tinggi dan rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat, baik itu mengkaji bagaimana strategi yang diperlukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat” pungkas Sofwan Ansori Ketua Umum HMI cabang Kota Bogor.
Pihak Disnaker yakni dihadiri langsung oleh Kadisnaker Kota bogor yang dalam materinya menguraikan pentingnya kualifikasi dengan adanya sertifikat kompetensi seakan menjadi hal yang sangat penting untuk peningkatan mutu dan menghindari sulitnya untuk mendapat pekerjaan.
Dan menurutnya, sertifikat kompetensi menjadi nilai penunjang untuk mendapat pekerjaan yang layak, seperti yang dibahas dalam diskusi ini dapat dijadikan bukti nyata bahwa kita benar-benar berkompeten dibidang tersebut karna adanya pengalaman yang bersertifikat. Hal ini menjadikan suatu contoh pengambilan keputusan untuk menangani kemiskinan serta kurangnya pendidikan yang saling beriringan, dengan adanya kualifikasi dapat membuat seseorang lebih serius, sehingga dapat menjadi ahli dalam bidang tersebut dan dapat mengangkat nilai serta meningkatkan ekonomi.
Dalam pelayanannya Dinsos melayani ruang ruang diantaranya: anak terlantar, anak berhadapat dengan hukum, anak jalanan, anak dengan kedisabilitasan, lansia terlantar, anak korban tindak kekerasan, gelandangan, pengemis, pemulung dan lainnya. Dalam hal peningkatan kesejahteraan dibutuhkan berbagai pihak dan elemen masyarakat yang saling berperan untuk menumbuhkan kesadaran untuk saling bahu membahu guna meningkaatkan kesejahteraan masyarakat.
Diskusi dihadiri Oleh berbagai kelompok mahasiswa sebagai Peserta, diskusi berjalan dengan baik dan lancar, peserta sangat antusias bertanya dan menyuguhkan dialektika yang menari. Acara berakhir pukul 17.00 WIB dan ditutup master of ceremony. (*)