KOTA BOGOR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor himbau kadernya untuk tidak ikut dalam berpolitik praktis, dan dapat menjaga kondusifitas pada pemilu 2019 agar berjalan damai. Herdiansyah Iskandar, Selaku Sekretaris Umum HMI Cabang Kota Bogor, mengatakan, Di momentum pemilu serentak 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 nanti, menghimbau kadernya untuk tidak ikut-ikutan dalam politik praktis.

“Saya menghimbau kepada seluruh kader hmi untuk tidak ikut kedalam politik praktis di pilpres ini. Karena bukan perannya mahasiswa berpolitik praktis, yang harus dilakukan oleh kader HMI saat ini adalah memantau, mengawasi serta menjaga jalannya demokrasi dinegara Republik Indonesia,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, sebagai agent of control sosial HMI harus bersifat Independen secara etis maupun organisasi.

Baca Juga  Headline Bogor | Budayawan Bogor : Jika Ingin Dipertahankan Maka Pemkot Bogor Harus Jadikan Ini Sebagai Skala Prioritas

“Sebagaimana telah tercantum dalam AD/ART HMI Pasal 6 . Kita wujudkan pemilu 2019 ini dengan damai, sukses tanpa ekses. Sudah seharusnya kita bersama-sama dengan KPU dan Bawaslu jaga integritas,” tambahnya.

Sesuai amanat UUD 1945 pasal 1 ayat 2 tentang kedaulatan berada ditangan rakyat, sudah seharusnya pada pemilu ini yang berkuasa adalah rakyat. Dan mari kita Bersama rakyat menjaga demokrasi, sesuai dengan konstitusi.

Baca Juga  KPP Bogor Raya: Pembelian Mobil Dinas Langgar Semangat Inpres No 1 Tahun 2025

“Agar dapat terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT dan menjadi kan negara yang baldatun tayyibatun warobbun ghofur negeri yang damai yang dihias dengan kebhinekaan,” Pungkasnya. (*)