KOTA BOGOR – Rencana pemerintah Pusat dibawah kendali presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota negara (IKN) ke Penajam, Paser Utara, Kalimantan, masih terkendala soal pembiayaan. Hal serupa juga dialami Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, yang dikomandoi Bima Arya Sugiarto.
Menurut presiden dalam keterangannya di tahun 2022 lalu, total pembiayaan untuk mewujudkan IKN tersebut sebesar Rp 466 Triliun. Sejumlah 20 % nya akan dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja Negara (APBN) sedangkan sisanya sekitar Rp 372 triliun dari pendanaan baik dalam maupun luar negeri, yang hingga kini masih belum mendapatkan titik terang.
Hal serupa terkait kebutuhan pembiayaan untuk mewujudkan pemindahan pusat pemerintahan di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur juga dialami Pemkot Bogor, yang membutuhkan sekitar Rp 2,05 triliun.
Wali kota Bima Arya telah mengajukan pinjaman kepada pemerintah pusat melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di masa pandemi. Dana sebesar itu untuk membiayai pembangunan infrastruktur kawasan Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran dan komplek perkantoran pemerintahan Kota Bogor yang baru.
Diakui Bima, Pemkot Bogor belum terima isyarat dari Pemerintah Pusat terkait anggaran pemindahan pusat pemerintahan itu yang akan dibangun di lahan hibah aset eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) seluas 6 Hektar.
“Kalau persetujuan dengan Pak Presiden sudah, dengan Kementrian PUPR juga sudah, cuma karena perlu anggaran yang tidak sedikit juga, mungkin masih ada prioritas ke hal-hal lain,” kata Bima Arya, Jumat (27/1).
Menanggapi itu, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto kepada awak media, mengatakan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor 2023, tidak ada anggaran untuk pusat pemerintahan baru. Kalau pun ada, diperkirakan baru ada untuk biaya kajian, bukan untuk belanja tanah maupun infrastruktur.
Pertanyaannya akankah pemerintah pusat membantu kebutuhan pemindahan pusat pemerintahan Kota Bogor itu ? Sedangkan, pemerintah juga butuh biaya untuk IKN, dan masih belum ada dan sedang mencari.
(JAW)

