Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor, M. Aditiya Abdurahman angkat bicara perihal beredarnya sepotong surat permohonan pencairan dana sebanyak Rp 2.000.000 atas nama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Se-Bogor dengan tujuan Kapolres Bogor Kota.

Aditiya menerangkan, pada tanggal 13 Juli Koordinator Bem se-Bogor diajak untuk melajukan vaksinasi nasional di Jakarta dengan BEM – BEM di Skala nasional yang digalakkan oleh Pemerintah pusat yang bekerja sama dengan mahasiswa.

Adapun surat yang meminta untuk transportasi Dan sebagainya menurutnya, dibuat oleh sekretaris BEM se-Bogor dan ia sebagai Koordinator Bem Se-Bogor hanya mengarahkan untuk memfasilitasi pemberangkatan untuk mengikuti acara vaksinasi nasional dalam rangka menanggulangi wabah pandemi covid-19. Dan Surat tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan forum.

Baca Juga  Ini Cara Bima Arya-Dedie Rachim Berdayakan Potensi Perempuan di Kampung Janda | Headline Bogor

“Kepada teman-teman yang dicatut namanya Sebanyak 9 orang dari 6 kampus saya memohon maaf atas kesalahan dalam penulisan nama dan nama-nama tersebut sudah menginformasi pada hari ini untuk tidak ikut serta dalam vaksinasi tersebut,” ujar Aditiya.

Dan ia pun memastikan mereka tidak mengikuti kegiatan tersebut dan ia mengecam oknum yang menyebarkan informasi palsu tersebut serta menjadikan stigma masyarkat menjadi Buruk kepada Nama Aliansi BEM sebogor. (*)