Headline Nasional | INKOWAPI Siap Go Digital dan Perkuat Ekspor

Dijelaskan Sharmila, Tahun 2020 menjadi masa terberat bagi para pelaku UMKM. Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 menjadi pukulan tersendiri bagi para anggota INKOWAPI.

“Menurut survei, 60 % dari jumlah UKM Indonesia adalah perempuan. Mereka terkena dampak covid, omzetnya turun lebih dari 50%,” jelas dia.

Namun, INKOWAPI tak tinggal diam. Sejumlah gebrakan dilakukan demi bisa bertahan di masa pandemi, diantaranya dengan membuka akses permodalan bagi para pelaku UMKM melalui SAHARA DERMAWAN, beragam pelatihan via daring, hingga dukungan informasi teknologi (IT).

Post ADS 1

“Di setiap desa atau kelurahan INKOWAPI akan melakukan pembinaan dan perkuatan utk 20 warung atau UMKM bidang kuliner, ” ujar Sharmila.

Menyongsong tahun 2021, INKOWAPI bertekad untuk bangkit. Dan seiring dengan adanya vaksin, Sharmila optimis pihaknya bisa sama-sama mengakhiri COVID-19 dan membangkitkan perekonomian melalui UMKM.

Tahun 2021, INKOWAPI akan mengubah pola bisnis dengan tiga program. *Pertama* Go Digital, seluruh pelaku UMKM di bawah INKOWAPI akan diarahkan untuk menggunakan teknologi agar bisa bersaing di tengah pangsa pasar.

Pages: 1 2 3 4

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !