JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mempererat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendorong optimalisasi pengelolaan aset serta peningkatan layanan transportasi kereta api bagi masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin dalam pertemuan antara Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, dengan Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin di lingkungan Kejaksaan Agung RI pada Senin (9/3).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi antara kedua institusi, khususnya terkait pemanfaatan dan pengelolaan aset PT KAI secara lebih optimal, sekaligus dukungan terhadap berbagai program pengembangan layanan perkeretaapian.

Dalam diskusi tersebut, Kejaksaan Agung menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan KAI dalam memperbaiki tata kelola aset perusahaan.

Upaya tersebut mencakup penataan aset melalui penggabungan maupun pemisahan antara aset Barang Milik Negara (BMN) dan aset milik KAI, serta peningkatan kualitas layanan transportasi kereta api.

Baca Juga  Headline Nasional | Karantina Pertanian Selenggarakan Agro Gemilang di Kampus

Selain itu, kedua pihak juga membahas potensi pengembangan sektor perkeretaapian, termasuk rencana reaktivasi sejumlah jalur kereta yang sebelumnya pernah beroperasi.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas konektivitas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik.

KAI dan Kejaksaan Agung juga sepakat untuk memperpanjang kerja sama yang telah terjalin sebelumnya dengan cakupan yang lebih luas.

Kerja sama tersebut mencakup pendampingan dalam pengelolaan aset, bantuan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara (Datun), serta pemberian legal opinion bagi KAI guna mendukung pengembangan korporasi dan organisasi.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa sinergi antara KAI dan Kejaksaan Agung menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung pengembangan layanan perkeretaapian secara berkelanjutan.

Baca Juga  Headline Nasional | Agus Suparmanto Ancam Cabut Izin Usaha Distributor Gula yang Nakal

“Dengan dukungan dari Kejaksaan Agung, KAI dapat semakin optimal dalam mengelola aset perusahaan serta memastikan setiap langkah pengembangan korporasi berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Bobby.

Ia juga berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan efektivitas koordinasi antara kedua institusi serta memberikan nilai tambah dalam pengelolaan aset negara dan peningkatan layanan transportasi kereta api bagi masyarakat.

Melalui kerja sama ini, KAI optimistis dapat terus menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pembangunan sektor perkeretaapian nasional. (DR).