
..dan tidak pernah menolak orang yang meminta sama sekali.keduanya menutupi kebutuhan penduduk Madinah pada tahun paceklik ini.”
Maka Sultan mengatakan, “Subhanallah!”
Lalu Sultan mengelilingi rumah sendiri, kemudian mengangkat tikar yang terdapat di dalam rumah, betapa kagetnya, Sultan melihat galian terowongan ke arah kamar makam Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam…
maka bergemetarlah manusia karena itu. Ketika itulah Sultan dengan marah mengatakan, “Jujurlah kalian berdua!!”
Sultan memukul keduanya dengan sangat keras. Maka keduanya mengaku bahwa keduanya adalah orang kafir yang diutus oleh orang-orang dari negerinya dengan berpenampilan jamaah haji dari Maghribi serta dibekali banyak harta, dan diperintahkan untuk melakukan pencurian jasad Rasul
Demi melancarkan aksinya, keduanya bertempat di rumah yang paling dekat ke makam Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam dan melakukan penggalian terowongan pada malam hari, di mana masing-masing dari mereka membawa tas koper kulit dan busana Maghribi.
Lalu tanah yang terkumpul dimasukkan ke dalam koper, dan keduanya keluar seraya menampakkan ziarah ke Baqi’ dengan maksud sebenarnya adalah membuang tanah hasil galian ke pemakaman Baqi’.
Demikian itulah muslihat jahat yang dilakukan keduanya dalam tempo cukup lama dengan harapan bisa memindahkan jasad Nabi Shallallahu ‘alahi Wassallam agar bisa dibawa ke negeri mereka.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !