
KABUPATEN BOGOR – Fakultas Ekonomi Manajemen (FEM) IPB University bersama tani center LPPM IPB dan kualifikasi Rakyat untuk kedaulatan Pangan (KRKP) menggelar diskusi untuk membahas perdagangan komoditas pertanian internasional di ruang Dekanat. Diharapkan dengan diskusi ini bisa memberikan masukan kepada pemerintah Joko Widodo (Jokowi) – Maruf Amin bagaimana mengerakan pertumbuhan ekonomi nasional dengan mendorong penguatan pemberdayaan yang berpihak pada petani. (17/2).
Dekan FEM IPB University, Prof. Nunung Nuryanto mengatakan, “Kegiatan ini di gagas untuk melihat dampak dari perdagangan yang saat ini sedang gencar dilakukan oleh pemerintah, perdagangan internasional bagi produk pertanian sudah menjadi keniscayaan yang tidak bisa lagi di tampik,” katanya.
“Dengan di gelarnya diskusi ini kita bisa melihat seperti apa dan bagaimana manfaat perdagangan itu bisa dinikmati oleh semua pihak yang terlibat, termasuk di dalamnya petani, ” ujarnya.
Sejauh ini tercatat Pemerintah Jokowi-Maruf Amin sedang giat menggenjot investasi dan perdagangan internasional untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan tumbuh 5,3 persen dengan Gross Nasional Income ( GNI ) sebesar US$ 4.320 per kapita. Dengan adanya target tersebut maka kebijakan impor dan ekspor menjadi hal taktis yang diambil oleh pemerintah.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !