KABUPATEN BOGOR – Para pimpinan daerah di wilayah Bodebek dituntut untuk kompak dan saling dukung dalam mengahadapi pandemik Covid – 19 ini, sudah menjadi takdirnya para pimpinan daerah di wilayah Bodebek berbatasan geografis dengan DKI Jakarta.

Situasi sosial, kesehatan, ekonomi dan politik yang terjadi di Jakarta akan berimbas ke wilayah Bodebek oleh karena itu ini menjadi ujian kepemimpinan, kekompakan dan harus saling memahami.

Hal tersebut disampaikan Kang Emil sapaan akrab Gubernur Jawa Barat pada kesempatan memimpin rapat Vidcon dengan para Kepala Daerah di wilayah Bodebek (Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi) di Pemkab Bogor dilakukan di Ruang VIP A Gedung Tegar Beriman, Senin (14/9).

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten Bogor Peringati Hari Anti Narkotika Internasional 2017

Emil dalam kesempatan itu juga memberikan arahan khususnya untuk Kabupaten Bogor agar test PCR dapat  mencapai 1 %  dari populasi atau kurang lebih 50.000 – 60.000 jiwa, jika PCR nya masih kurang jumlahnya bisa di kordinasikan ke Gugus Tugas Covid -19 Provinsi Jawa Barat .

“Kabupaten Bogor agar para pelaku usaha pariwisata (hotel, tamu- tamu hotel) di test lebih agresif PCR nya”, ungkap Emil.

Baca Juga  Headline Bogor | Memastikan Stabilitas Harga, Pemkab Bogor Bangun Visi Pentingnya Pengendalian Inflasi Daerah

Begitu juga pasar di wilayah Bodebek agar lebih digalakan kembali razia maskernya oleh TNI – Polri, kemudian sesuai arahan Mendagri agar Perbup/Perwalkot tentang PSBB ditingkatkan menjadi Perda baik Provinsi, Kota maupun Kabupaten untuk memperkuat payung hukum dalam penanganan pandemik Covid ini,” lanjut Emil