Ketum MUI: Pikirkan Kritis Buya Anwar Abbas Selamatkan Kekuasaan

Dok. Sambutan Ketua Umum MUI di acara peluncuran tiga buku karya Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas. Acara tersebut digelar di Aula Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)/MUIDigital)

TANGERANG – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, menghadiri perayaan Milad ke-70 sekaligus peluncuran tiga buku karya Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas. Acara tersebut digelar di Aula Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangerang Selatan, pada Sabtu (15/2).

Dalam sambutannya, Kiai Anwar Iskandar menyoroti pentingnya kritik yang disampaikan oleh Buya Anwar Abbas terhadap penguasa. Menurutnya, kritik yang konstruktif seperti yang sering disampaikan Buya Anwar Abbas berperan penting dalam mencegah kekuasaan terjerumus ke dalam kezaliman.

“Kritik itu justru menyelamatkan. Pikiran-pikiran kritis itu memberikan peringatan agar kekuasaan tidak larut dalam kesewenang-wenangan. Tanpa kritik, kekuasaan bisa terjerumus dalam kezaliman,” ujar Kiai Anwar.

Post ADS 1

Kiai Anwar juga mengingatkan agar semua pihak tidak anti terhadap kritik. Kritik, menurutnya, merupakan keseimbangan antara satu kekuatan dengan kekuatan lainnya. “Jika anti terhadap kritik, masyarakat bisa hancur,” tegasnya.

Namun, Kiai Anwar menekankan bahwa kritik harus disampaikan dengan cara yang baik dan tidak menyakiti. Kritik yang baik, menurutnya, mencerminkan ketinggian ilmu dan kelembutan hati, sebagaimana yang selama ini dilakukan oleh Buya Anwar Abbas.

“Kritik adalah bagian dari amar ma’ruf nahi mungkar. Namun, nahi mungkar harus dilakukan dengan cara yang baik. Kritik tidak harus dengan kata-kata kasar atau menyakiti, melainkan dengan kata-kata yang halus,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut, Buya Anwar Abbas meluncurkan tiga buku berjudul “Tuhan Tidak Pernah Tidur”, “Biografi Buya Anwar Abbas”, dan “Respons Anak Kampung untuk Umat, Bangsa, dan Dunia”. Kiai Anwar Iskandar mengapresiasi dedikasi Buya Anwar Abbas sebagai ulama, dosen, dan ahli ekonomi Islam Indonesia.

“Buya Anwar Abbas telah memberikan kontribusi besar tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam pemikiran ekonomi, sosial, dan kebangsaan,” ujar Kiai Anwar.

Kiai Anwar juga mendoakan agar Buya Anwar Abbas senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan terus menjadi sumber inspirasi bagi umat Islam Indonesia.

“Saya bangga menjadi bagian dari acara ini. Buya Anwar Abbas telah mengabdikan dirinya untuk umat dan bangsa. Kita semua berdoa agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan terus menjadi sumber inspirasi,” tutupnya. (*/DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !