KABUPATEN BOGOR – Beberapa hari yang lalu rakyat dipertontonkan dengan kemirisan sebuah parlemen, terlihat bangku – bangku kosong saat digelarnya rapat paripurna tengah masa persidangan IV Tahun 2018-2019.

Rapat digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2019). Bel berdering sekitar pukul 11.00 WIB. Meski rapat sudah dimulai, tampak kursi-kursi di ruang rapat masih sepi. Tidak kurang berdasarkan informasi hanya 24 orang yang hadir pada saat rapat tersebut.

Baca Juga  Headline Bogor | BNPT Bermasalah, LPKSM Bhayangkara Akan Surati Dinas Sosial

Menanggapi hal tersebut, KH. Nawafie Saleh, yang merupakan anggota DPR RI Fraksi Golongan Karya melihat ini sebuah fenomena yang sering terjadi menjelang pemilihan umum.

“Saya rasa ini adalah fenomena yang mungkin terjadi pada saat pemilihan umum, para wakil rakyat cenderung tidak hadir dalam rapat – rapat dikarenakan kesibukan mereka berkampanye di daerah pemilihan mereka,” ujar KH. Nawafie.

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Ade Yasin Minta P3K Tingkatkan Inovasi

Menurut KH. Nawafie, kampanye dan kewajiban sebagai wakil rakyat dapat berjalan beriringan.

“Sebenarnya, antara kampanye dan kewajiban sebagai wakil rakyat dapat beriringan, dengan mengatur waktu, jadi fungsi wakil rakyat tidak terbengkalai, namun atas informasi tersebut saya yakin masyarakat sekarang cerdas, mana yang harus dipilih mewakili aspirasinya kelak di parlemen,” pungkas KH. Nawafie (*)