Menurutnya, sebagai contoh, Kota Bandung memiliki banyak sekali monumen sebagai penanda suatu kawasan wisata.

“Kota Bogor kan banyak sekali produsen, perajin, dan pembuat makanan khas yang sudah dikenal wisatawan local dan mancanegara, masa kita harus kalah dari mereka. Untuk itu, kami sudah meminta izin ke Disbudpar Kota Bogor untuk membangun monumen wisata di beberapa titik,” tukasnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dalam sambutannya, mengapresiasi keberadaan Forum Komunikasi Independent (Forkind) Kokolot Bogor. Menurutnya, paguyuban tersebut akan sangat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam pelestarian budaya Sunda.

Baca Juga  Ribuan Sahabat Rena Deklarasikan Dukungan Untuk Rena Da Frina di Pilwalkot Bogor

“Kami ada Perwali Kota Bogor Nomor 55 Tahun 2020 tentang Budaya Sunda. Nanti bisa dibantu untuk di sosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya saat menghadiri pelantikan dan silaturahmi Forkind Kokolot Bogor.

Dedie berharap, agar Forkind Kokolot Bogor dapat ikut membantu pemkot dalam melestarikan kebudayaan Sunda dan memberikan saran layaknya senior kepada juniornya.

Baca Juga  Tingginya Animo Masyarakat Kota Bogor Untuk Menjadi Anggota Polri | Headline Bogor

“Silahkan kordinasi dengan disbudpar, apa yang perlu dilakukan untuk melestarikan kebudayaan Sunda,” ucap Dedie yang juga Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Bogor. (*)