Headline Bogor | Konsolidasi BEM Se-Bogor Raya Soroti Isu Infrastruktur dan Pendidikan di Kota Bogor

BOGOR – Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang berada di wilayah Bogor Raya, (Kota dan Kabupaten Bogor) menggelar konsolidasi di Insititut Pertanian Bogor, Dramaga Kabupaten Bogor.

Dalam konsolidasi tersebut, mengajak seluruh BEM di seluruh Bogor Raya untuk menyelaraskan dan mempersatukan gerakan. Hal itu dikatakan Koordinator BEM Se-Bogor Raya, M. Aditiya Abdurahman yang juga perwakilan dari BEM Kesatuan.

“Karena itu, agenda pergerakan mahasiswa dalam tren positif sebagai pelaku gerakan perlu membuka kritik internal. Dan dalam gerakan mahasiswa masih ada sekat-sekat dalam gerakan maka perlu ada persatuan agar pergerakan berbuah kemenangan mutlak,” ujarnya.

Post ADS 1

Selain itu, Maula selaku perwakilan BEM IPB ia juga mengatakan, bahwa konsolidasi BEM sebogor Kali ini menyesuaikan dengan prioritas Walikota Bogor seperti dibidang Infrastuktur yang fokusnya pada revitalisasi Masjid Agung sebagai sarana ibadah yang dibangun sejak 2015, Jembatan Otista dan dan double track Bogor-Sukabumi.

David Perwakilan dari BEM STKIP Muhammadiyah menuturkan, dahulu BEM sebogor pernah melakukan Kontrak Sosial dengan seluruh Paslon Walikota dan salah satunya dibidang pendidikan.

“Nyatanya realitas pendidikan dimasa pandemi Covid saat ini terjadinya ‘lose generation’ seperti pembangunan karakter anak-anak dimasa pandemi Covid-19, kejelasan gaji guru honorer yang masih gajinya yang ditunggak,” ujar David.

Konsolidasi kali ini dihadiri oleh beberapa perwakilan kampus seperti( BEM Kesatuan, IPB , Tazkia , Aka , STKIP, Unida , Ubsi , Unbin , Alhidayah) dan adapun beberapa BEM kampus lain yang tidak hadir karena berhalangan.

Koordinator Bem Se-Bogor, M. Aditiya Abdurahman berharap gerakan BEM-BEM ini tetap dipertahankan sampai kapanpun dan menjalankan kemurnian gerakan mahasiswa, melalui kajian-kajian akademik serta menjaga persatuan-kesatuan bangsa, dan konstruktif dalam membangun peradaban dan kemajuan bangsa Khususnya didaerah. (Bogor Raya)

“Terakhir dari 2 isu Pendidikan dan Infrastukur di Kota Bogor Aliansi Bem Sebogor Raya memberikan waktu 7×24 Jam kepada pemerintahan Kota Bogor agar dapat menyelesaikan dan menanggapi isu – isu tersebut apabila tidak ada tanggapan secara responsif. Kita akan sama-sama seluruh bem bogor raya menyegel balaikota,” tandasnya. (*)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !