
DEPOK – Sejumlah LSM ,Ormas, wartawan serta para kontraktor se-Kota Depok dari pagi hingga sore menunggu Kepala UPT wilayah III Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos Kota Depok. (28 Agustus 2018).
Kantor UPT Wilayah III yang berada di perumahan Laguna 1 Blok D RT 04/RW 20 Kelurahan Cilangkap Kecamatan Tapos Kota Depok, terkait paket Penunjukan Langsung (PL), Kepala UPT Wilayah III H. Deni diduga mempunyai kantor bayangan untuk menghindari pelayanan yang tidak ada nilai uangnya.
Saat di mintai keterangan kepada sejumlah staf UPT Wilayah III semua enggan menjawab, seakan – akan bungkam, tidak bisa menerangkan, hal sama ketika para pengusaha kontraktor datang yang hendak mau ferifikasi data guna kelancaran proyek yang diberikan UPT Wilayah III dan harus di tanda tangani oleh Kepala UPT selalu mengalami hambatan.
Untuk pelayanannya sendiri UPT Wilayah III, dinilai buruk, salah satu contoh daftar Nama Pekerjaan, Penunjukan Langsung ( PL ) yang tepampang di mading bertulisankan huruf yang tidak standar, dari 140 titik pekerjaan di tahap ke tiga tahun 2018, didapati sulit dilihat, dititik manq saja kegiatan pekerjaan, yang belum dikerjakan dan yang sudah dikerjakan.

Hal senada yang dilontarkan salah satu LSM yang tidak mau disebutkan namanya bicara kepada headlinebogor.com
“Kami datang menunggu dari pagi dan kami sampai malam, cuma ingin menunggu jawaban dari Kepala UPT Wilayah III, yang pasti kami punya kepentingan kepada beliau, saya akan menagih janji dari kepala UPT wilayah III, sebenarnya kami sudah muak karena beliau tidak mau koperatif dengan maksud tujuan kami datang kemari, kami buka mau meminta sejumlah uang dan kami bukan pemeras,” ujar anggota LSM tersebut.
“Kami wewakili warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Tapos dan juga sebagai sosial kontrol berhak untuk memantau kegiatan khususnya di wilayah kecamatan kami sendiri,” tambahnya
Saat Wartawan headlinebogor.com menemui salah satu Staf UPT Wilayah III, Ina di ruangannya di lantai dua beliau mengatakan,
“Keinginan dari rekan-rekan LSM dan wartawan akan saya sampaikan kepada pimpinan kami. Kalau mau ketemu pimpinan sampai saat ini belum ada datang,” ungkapnya.
Saat dihubungi Kepala UPT melalui phone call Via SMS pun tidak menjawab, menanggapi buruknya kinerja pelayanan UPT Wilayah III, Wakil ketua Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi Se-Kota Depok Rizal angkat bicara.
“Pelayanan kinerja atas ketidak puasan saya dari pagi hingga siang ini tidak ada Kepala UPT, saya berharap ini harus segera dibenahi terkait dengan kinerjanya. yang datang ke UPT ini orang-orang para pengusaha kontraktor yang mau bekerjasama untuk pembangunan Kota depok, khusus wilayah Kecamatan Tapos,” ujarnya
“Menurut Undang – Undang dan PerPres No 16 Tahun 2018 jelas diikut sertakan/ ijinkan Swaklola dan kalo memang tidak mau kerja, mundur saja jadi Kepala UPT wilayah III, masih banyak yang mampu melebihi anda,” tegasnya
“Asal H.Deni tahu kontraktor dapat kerjaan dari anda tidak mungkin tidak memberikan uang jangan banyak alasan selalu ada kerjaan di Bappeda, ” ungkapnya.
(Sembiring)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !