KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin mengunjungi anak korban kekerasan ayahnya sendiri berinisial R (8) yang, di Kecamatan Bojonggede, Ahad, (10/4).

Ade Yasin mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bila terjadi di lingkungannya.

Didampingi jajaran OPD Kabupaten Bogor, Ade Yasin melihat langsung kondisi terkini yang kini sudah dalam keadaan baik sekaligus memberikan santunan kepada keluarganya.

Ia juga memerintahkan dinas terkait dan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor memberikan pendampingan dan trauma healing kepada korban.

Baca Juga  Headline Bogor | Bansos Provinsi Berkurang, Pemdes Cemplang Khawatir Ada Kecemburuan Masyarakat

Menurutnya, ini merupakan pelajaran bagi semua, urusan KDRT bukan urusan domestik atau urusan rumah tangga lagi, tapi urusan kita semua.

Jadi jika menemukan kejadian seperti serupa, masyarakat melalui RT/RW dan lurah atau kepala desa segera laporkan ke aparat yang berwajib jangan didiamkan.

“Kejadian KDRT sudah masuk ke ranah hukum, artinya sudah menjadi delik aduan, maka harus dilaporkan kepada pihak berwajib, jangan dianggap ini persoalan rumah tangga biasa,” tandas Ade.

Ade menuturkan, ibu anak tersebut sudah menyatakan keinginannya untuk berpindah kediaman, dan Pemkab Bogor akan memfasilitasi untuk pindah, tentunya setelah pihak kepolisian selesai melakukan penyelidikan.

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Bogor Apresiasi Dukungan Akselerasi Vaksinasi Polres Bogor

Sementara pelaku yang merupakan ayah korban, kini sedang diproses hukum di Polres Depok.

“Untuk kondisi anaknya, Alhamdulillah kini sudah membaik dan tenang, kami akan dampingi dari KPAD, Dinas Sosial, dan dinas terkait lainnya untuk trauma healing, kita semua turun tangan untuk menangani ini, kita juga terus berupaya agar tidak terjadi kejadian serupa,” terang Ade Yasin. (*)