KABUPATEN BOGOR – Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat (Bobar)kini tengah hamil tua. Semua elemen masyarakat dan pemerintah sedang mempersiapkan kelahirannya. Salah satu kegiatan untuk mempersiapkan dan mempercepat pembentukan dilaksanakannya silaturrahim antar penggagas dan anggota DPRD Komisi 1 yang membidangi pembetukan DOB, di Padepokan Kijalu, Kecamatan Pamijahan, Sabtu (18/7).

Dikesempatan tersebut, salah satu Tokoh penggagas pembentukan DOB Bobar, Lulu Azhari Lucky yang akrab disapa Ki jalu mengutarakan, acara itu sebagai Silaturrahim dan diskusi untuk penggerak Bobar dan komponen masyarakat. Dia juga menyampaikan bahwa mekanisme sudah selesai, karena pemerintah kabupaten induk sudah memparipurnakan untuk 2020, anggaran untuk persiapan pembetukan Kabupaten Bogor Barat.

“Silaturahim dengan anggota pansus ini atas usulan Gubernur Jawa Barat, menindak lanjuti surat dari kementerian, karena surat gubernur itu tidak ‘Ujug -ujug ada, kalau tidak ada dasarnya,” ungkap Ki Jalu.

Baca Juga  Headline Bogor | Elemen Masyarakat Kabupaten Bogor Desak Kejari Cibinong Periksa Kadis PUPR Atas Dugaan Korupsi Anggaran Tahun 2017

Namun, sambutnya meskipun semua mekanisme sudsh ditempuh, sangat disayangkan jika sampai kini belum ada Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan pembangunan Bobar. Padahal menurutnya biaya untuk pembuatan hal tersebut tidaklah mahal.

“Yang jadi problem adalah DED atau perencanaan belum ada, padahal seharusnya buatkan dulu perencanaan itu. Bagaimana mau melaksanakan pembangunan perencanaanya saja belum ada,” tegas Kijalu.

Baca Juga  Headline Bogor | Peringati Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Bogor Bersama KNPI Gelar FGD

Menanggapi hal tersebut,anggota Pansus DOB, DPRD provinsi Jawa Barat, Ruhyat Nugraha menyampaikan akan terus mensupport agar pembentukan Kabupaten Bogor Barat segera terlaksana, diharapkan tidak ada lagi riak -riak atau dualisme tentang pembentukan DOB tersebut. dia juga mengharapkan agar Bupati Bogor mensupport untuk pelaksanaan persiapannya.

“Awal bulan agustus akan ada peninjauan dan akhir agustus bisa selesai pada paripurna. diharapkan peran serta seluruh masyarakat, dengan bergotong rotong, jangan sampai jadi ganjalan. Mohon doanya kepada semua agar bisa menjalankan amanah pemekaran Bogor Barat,” tutup Ruhyat. (*)