KOTA BOGOR – Mahasiswa Kota Bogor yang tergabung dalam GMNI, GMKI, PMKRI, KMHDI, dan Perisai berunjuk rasa menuntut perbaikan kondisi bangsa Indonesia yang menurut mereka sedang tidak baik – baik saja.

Dalam aksi ini para mahasiswa berjalan dari lapangan sempur hingga Tugu Kujang sambil berorasi meneriakan pendapatnya di muka umum.

Dalam tuntutanya para mahasiswa menuntut pemerintahan mengusut tuntas pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) serta menjamin keamanan warga negara. Serta mengecam tindakan refresif aparat keamanan dalam pengamanan saat unjuk rasa.

Baca Juga  Terima Audensi Pendemo, Kacab BRI Bogor : Semua Sesuai Dengan Prosedur

Para mahasiswa pun berharap pemerintah lebih serius dalam pengelolaan pelayanan BPJS Kesehatan serta pengentasan kemiskinan. Untuk kesejahteraan petani para mahasiswa berharap pemerintah bisa mewujudkan kemandirian pangan dengan reforma agraria.

“Dalam aksi hari ini, kami para mahasiswa yang berasal perwakilan dari kampus – kampus Kota Bogor serta OKP – OKP berharap pemerintah kedepan harus bersama rakyat dan kaum yang tertindas, tak peduli apa partai politiknya,” Ujar Koordinator aksi, Eto Rompedai.

Baca Juga  Camat Bogor Utara dan Lurah Turun ke Warga Bagikan E-KTP

Dalam segi hukum, para mahasiswa mendesak Kepolisian RepubliK Indonesia untuk serius menangani kasus penyiraman penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

“Kami mendesak pemerintah untuk menindak tegas penyebab oknum yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan, untuk kepolisian kami menuntut keseriusan dalam menangani kasus Novel Baswedan, serta untuk Papua kami menuntut pemerintah untuk menarik TNI / Polri dari Papua,” Ujar mahasiswa. (*)