Headline Bogor | Masih Terdapat Wilayah Terisolir, Bupati Bogor Perpanjang Masa Darurat Bencana

KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor berencana akan memperpanjang masa darurat bencana, yang awalnya berakhir pada tanggal 16 Januari 2020. Rencana memperpanjang tersebut dikemukakan Bupati Bogor, Ade Yasin seusai memimpin rapat Evaluasi Pelaksanaan Tanggap Darurat Bencana Alam di Pendopo Bupati Bogor, Senin (13/1).

Rapat evaluasi pelaksanaan tanggap darurat dihadiri oleh Danrem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Harry Eko Sutrisno, , Kapolres Bogor AKBP M. Joni, Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin, Perwakilan Lanud ATS dan Para Pimpinan OPD dan lainnya.

Ade Yasin mengungkapkan pihaknya masih perlu pembenahan akses yang belum dibuka seperti di Cileuksa.

“Kita akan memperpanjang masa tanggap darurat agar alat – alat berat tidak ditarik, karena masih ada daerah yang terisolir,” katanya.

Di tambahkan Ade Yasin, durasi masa tanggap darurat bencana harus disesuaikan dengan dilakukannya cek lokasi terlebih dahulu dalam dua hari, pihaknya akan menyediakan tempat hunian sementara (huntara) sebelum relokasi.