KABUPATEN BOGOR – Kabupaten Bogor dilanda banjir dan longsor pada Rabu 1 Januari 2020. Longsor terparah terjadi di Kecamatan Sukajaya, oleh karena itu Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menerjunkan relawannya untuk membantu tim SAR mengeruk tanah akibat longsor.

Tak hanya itu, MRI juga akan mendistribusikan logistik ke beberapa dusun yang memang belum mendapatkan bantuan akibat akses jalan yang sulit dilalui.

“Kami MRI Jakray dan ACT Cabang Bogor sekarang sedang berada di Desa Sukajaya, Insya Allah kita akan menuju ke atas untuk mensupport bantuan, kurang lebih ada 3 dusun yang masih belum mendapatkan bantuan, oleh karena itu kita akan mengirimkan bantuan logistik kepada 3 dusun tersebut seperti pakaian, susu, kebutuhan wanita dan anak-anak,” ungkap Head of Marketing and Parthership MRI Pusat, Dicky Irawan, Jumat (3/1/2020).

Baca Juga  Ini Pesan Sekda di Acara Pengukuhan Kwarcab Kabupaten Bogor tahun 2022

Selain itu, untuk melewati jalan yang tertutup longsor membutuhkan kendaraan khusus sperti double kabin dan motor trail.

Data sementara dari Pusat Data dan Informasi BPBD Kabupaten Bogor, ada 11 desa yang terdampak longsor, lima desa di antaranya masih terisolasi, yakni Desa Harkatjaya, Cileuksa, Pasir Madang, Desa Urug, dan Pasir Madang.

Baca Juga  Peserta Pelatihan Akuntansi KDKMP di DiskopUKM Kabupaten Bogor Keluhkan Biaya Transportasi Tak Dibayarkan

“Ada dua desa belum tersentuh bantuan yaitu Desa Cileksa dan Cisarua,” kata Kasubag Prolap dan Pelaporan BPBD Kabupaten Bogor, Widayaka, Jumat (3/1).