
GAZA – Linimasa media sosial diramaikan dengan foto orang-orang yang menutup mata kirinya. Di setiap kiriman mereka menyertakan #MuathEye, sebuah gerakan solidaritas untuk Muath Amarneh, seorang jurnalis yang tertembak peluru Israel tepat di mata kiri.
Dilansir dari Tempo, Amarneh terkena tembakan pada Jumat (15/11) lalu di dekat Hebron ketika sedang meliput aksi protes warga Palestina terhadap permukiman Yahudi. Kemudian terjadi kericuhan saat aksi protes sedang berlangsung.
“Saat ricuh berlangsung, saya berdiri di pinggir massa menggunakan rompi antipeluru bertuliskan ‘pers’ dan sebuah helm. Tiba-tiba sesuatu mengenai mata saya. Saya pikir itu peluru karet atau sebuah batu. Tapi ketika saya pegangi mata saya, saya tidak menemukan apa-apa. Setelah itu (mata kiri) saya tidak bisa melihat,” cerita Amarneh kepada AFP, dilansir dari Al Jazeera pada Ahad (17/11) kemarin.
Polisi perbatasan Israel mengatakan mereka tidak menarget Amarneh hari itu. Polisi Israel mengatakan hanya menggunakan sarana yang ‘tidak mematikan’ untuk membubarkan kerumunan dan merilis video seseorang yang disebut-sebut Amarneh, berdiri di belakang sekelompok orang yang melemparkan batu.
Kerabat Amarneh mengatakan, dokter Hadassah Medical Center Israel di Yerusalem, memberi tahu mereka bahwa Amarneh telah kehilangan penglihatan di matanya. Tetapi pejabat rumah sakit sendiri sampai saat ini baru hanya bisa memastikan bahwa dia menderita cedera serius.
Kejadian para Jumat itu juga memantik simpati dari rekan sejawat Amarneh di sekitar Tepi Barat dan Gaza. Seperti di Betlehem pada hari Ahad, polisi membubarkan para jurnalis di pos pemeriksaan utara kota dengan menembakkan gas air mata.
Para jurnalis memprotes dengan satu mata tertutup, tanda solidaritas untuk Amarneh. Mereka juga mengangkat tanda bertuliskan: ‘Mata kebenaran tidak akan pernah dibutakan’. Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan bahwa puluhan jurnalis terkulai lemas setelah menghirup gas air mata, sementara para pejabat kesehatan mengatakan tujuh orang terluka ringan. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !