KOTA BOGOR – Forum Komunikasi Umat Islam Bersatu (FKUIB) menggelar unjuk rasa menolak kebijakan menaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di depan gedung DPRD Kota Bogor, Rabu (7/9).

Peserta unjuk rasa menilai, kebijakan kenaikan BBM Bersubsidi merupakan tindakan kedzoliman terhadap rakyat. Karena dengan menaikan harga BBM Bersubsidi akan menyengsarakan rakyatnya.

“Pemerintah sudah melakukan kezdoliman dengan menaikan harga BBM Bersubsidi,” ujar salah satu peserta aksi.

Baca Juga  TNI AL Gagalkan Pengiriman Satwa Dilindungi di Kalimantan Tengah

Peserta aksi pun menyebut, Pemerintah tidak tidak jujur terhadap harga BBM Bersubsidi yang disampaikan kepada masyarakat. Mereka mencontohkan dan membandingkan harga dengan negera – negara yang memberlakukan harga BBM di bawah harga yang berlaku di Indonesia.

“Contoh saja, negara tetangga Malaysia, harga disana lebih murah dibandingkan dengan harga disini,” ujarnya lagi.

Tak hanya itu, dengan menaikan harga BBM Bersubsidi akan menimbulkan efek domino, salah satunya naiknya harga – harga kebutuhan pokok dimana dapat memberatkan masyarakat.

Baca Juga  Kapolri : Yang Arogan Enggak boleh lagi ikut gerbong! Saya keluarkan

Untuk itu peserta aksi menuntuk pemerintah menuntuk pemerintah pusat untuk mencabut atau membatalkan keputusan menaikan harga BBM Bersubsidi.

“Kami pun menuntut kepada DPR dan MPR untuk berpihak kepada tuntutan rakyat, yakni menekan pemerintah pusat untuk membatalkan kenaikan BBM,” ujarnya lagi.

(DR)