KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar apel bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menambah kekuatan mengawal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, apel bersama ini adalah penguatan, karena khawatir ketika habis lebaran ada peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan. Hal tersebut dikatakannya usai memimpin apel bersama Satpol PP Kabupaten Bogor di Lapangan Tegar Beriman, Senin (14/6). Apel dihadiri juga Kapolres Bogor, AKBP Harun, dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor.

“Sengaja kami mengumpulkan kekuatan lewat apel bersama, ini demi menambah kekuatan untuk lebih cepat lagi merespon apabila terjadi peningkatan kasus yang signifikan, sehingga laporannya menjadi lebih cepat. Nantinya petugas Satpol PP akan disebar ke 435 desa/kelurahan, yakni 416 desa dan 19 kelurahan,” terang Ade Yasin.

Baca Juga  Ini Pesan Sekda di Acara Pengukuhan Kwarcab Kabupaten Bogor tahun 2022

Ade menjelaskan, Kabupaten Bogor masih memberlakukan PPKM Berbasis Mikro yang periodenya akan berakhir persis hari ini, dan per hari ini pun akan diperpanjang kembali. Ia berharap Satpol PP dapat bergerak cepat dalam hal koordinasi.

“Kita bergerak, baik Satgas tingkat RT, RW, desa atau kelurahan, kecamatan dan kabupaten, tetapi kami butuh pengawasan secara langsung, jadi Satpol PP, apabila ada kejadian, langsung cepat bisa terlaporkan, berkoordinasi dengan Polsek setempat, Babinsa dan Babinkamtibmas, juga dengan Kepala Desa dan lain-lain,” ujar Ade.

Baca Juga  Headline Bogor | Legislator Pertanyakan Pemasukan Kas Daerah Dari Pemanfaatan Aset Milik Daerah

Walau dengan jumlah personil yang belum memadai, Ia akan maksimalkan kekuatan untuk bergerak dengan bantuan aparat Kepolisian dan TNI.

“Kita tetap akan menilai kinerja dan memberikan penghargaan untuk semua petugas yang kita turunkan, seperti petugas di tingkat desa atau kelurahan, RT dan RW. Mana yang pelaporannya lebih cepat, update pelaporannya baik, penanganannya baik, supaya ada semangat dari petugas, bahwa mereka dihargai kerja kerasnya oleh pemerintah,” tandasnya. (*)