OPINI – Dalam memperingati hari lahir Pancasila ini, saya selaku warga negara Indonesia belum bisa merasakan Pancasila seutuhnya di negara ini, masih banyak nilai-nilai pancasila yang belum diimplementasikan oleh pemerintah kepada warga negaranya, sedangkan kita tahu Pancasila adalah visi besar bangsa Indonesia untuk menjadi satu bangsa yang maju, namun harus kita akui saat ini bangsa kita masuh jauh dari bangsa yang maju walau sudah merdeka 73 tahun. Dimana para pendiri bangsa ini telah memilih Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara untuk semua golongan.
Dari lima sila, masih ada yang belum tercapai dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara salah satunya sila ke 2 yang berbunyi “Kemanusian yang adil dan beradab.” masih banyak masyarakat diperlakukan dengan ketidak adilan dari birokrasi seperti penggusuran, sengketa tanah dan lain-lain.Penurunan nilai – nilai keberadaban akhir-akhir ini pun sering kita jumpai, salah satunya di dunia pendidikan, dimana murid sudah berani menantang terhadap gurunya sendiri.
Dan satu lagi sila ke 5 yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.” apakah sudah adil ?, negara kita adalah negara hukum, namun banyak kita jumpai bahwa hukum di negari ini hanya memihak kepada orang-orang yang memiliki harta dan tidak memihak kepada orang kecil yang populer dengan istilah tumpul ke atas tajam ke bawah.
Kita menyayangkan ideologi Pancasila hari ini makin hari makin memudar di kalangan masyarakat dengan hilangnya rasa toleransi terhadap sesama dan hilangnya rasa menghormati antara yang muda dengan yang tua ataupun sebaliknya.
Ideologi Pancasila adalah pedoman dasar kehidupan bermasyarakat. Semoga ideologi Pancasila ini dapat terimplementasi ke dalam ranah pendidikan di negeri ini.
Galih Rafsanjani
Ketua Pemuda Nasional Bogor Raya