KABUPATEN BOGOR – Walaupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II terpaksa digeser demi penangganan wabah virus corona (covid 19), Bupati Bogor Ade Yasin menegaskan tetap akan melaksanakan proyek insfrastruktur yang masuk dalam skala prioritas. Mulai dari sekolah, fasilitas kesehatan, jalan maupun jembatan.
“Memang APBD Kabupaten Bogor ada pergeseran untuk penangganan covid 19, namun jalan, jembatan, bangunan sekolah dan bangunan fasilitas kesehatan seperti puskesmas yang dalam kondisi rusak tetap harus segera diperbaiki karena ini juga menyangkut nyawa masyarakat,” kata Ade Yasin di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibonong kepada wartawan, Kamis (14/5).
Ditemui di lokasi yang sama, Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Syarifah Sopiah Dwikorawati menjelaskan sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini sudah ketiga kalinya menggeser atau merecofusing APBDnya.
“Recofusing tahap pertama itu yang dipotong belanja perjalanan dinas, pelatihan sumber daya manusia dan lainnya dan masih dalam penangganan covid 19 karena penyebaran wabah ini belum mereda maka kami geser lagi sebesar 50 persen untuk setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk penangganan covid 19,” jelas Syarifah. (*)