
Iwan menambahkan, saat ini Pemkab Bogor bekerjasama dengan bank yang saat ini membuat produk khusus petani yang dinamakan asuransi petani, tinggal dimanfaatkan saja oleh petani, ini harus dikampanyekan untuk menciptakan petani milenial yang melek teknologi.
Wakil Bupati menambahkan saat ini Pemkab Bogor terus berupaya memajukan petani mulai dari asuransi petani, bantuan bibit, bantuan peralatan teknologi, dan lainnya, agar para petani tidak hanya mampu memproduksi tetapi juga bisa menjual dan terbebas dari jeratan para pemberi modal (tengkulak).
“Disini kami hadir untuk mempelajari lebih detail permasalahan yang terjadi dikalangan petani agar dapat menjadi solusi dan menjadikan petani sejahtera sehingga icon petani sebagai orang kaya bisa terwujud seperti di Jepang,” tambahnya.
Menurut Iwan Setiawan, potensi pertanian di Kabupaten Bogor untuk sentra pertanian penghasil beras terbesar ada di Wilayah Bogor Timur, di Barat ada di Jasinga, Pamijahan, Tenjo. Bogor Timur juga menjadi salah satu penghasil kopi terbesar di Jawa Barat.
“Potensi ini harus kita dukung untuk meningkatkan perekonomian para petani, terlebih di kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. saya berkomitmen akan berkolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya IPB . Kita siap support baik itu sarana prasarana bila perlu ada anggaran pendampingan,” ungkapnya.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !