“Dari awal seleksi hingga saat ini, kami menilai proses penilaian yang dilakukan oleh Tim Pansel Sekda berjalan dengan sangat kondusif, baik, dan cukup objektif,” ucapnya.

Meski demikian, PemNas tetap menekankan pentingnya keterbukaan informasi. Selain rekam jejak, mereka juga meminta agar masing-masing calon secara sukarela mengumumkan laporan harta kekayaannya kepada publik.

Baca Juga  KPTB DAN PMKB UJI CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BOGOR | Headline Bogor

“Transparansi harta kekayaan adalah bagian dari tanggung jawab moral. Kami berharap para calon bisa memberikan contoh yang baik dalam hal ini,” tegas Nur Isman.

Diketahui, seleksi calon Sekda Kota Bogor dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Muttaqin. PemNas pun menyebut bahwa keterlibatan Jenal adalah sinyal positif terhadap komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas birokrasi.

Baca Juga  Relawan Tos Kahiji Siap Mengawal dan Memenangkan Pasangan RZ | Headline Bogor

“Ini bukan sekadar soal siapa yang terpilih, tapi juga bagaimana prosesnya bisa dipercaya dan bebas dari kepentingan-kepentingan politik tertentu,” pungkas Nur Isman. (DR)