“Akan disediakan lift untuk memudahkan penyandang disabilitas. Selain itu juga dilakukan pelebaran dan perbaikan kelandaian, karena lebar ramp/tangga jembatan yang sempit dan curam, seringkali menimbulkan antrean panjang para pengguna jasa bus Transjakarta,” lanjut Yusmada.
Revitalisasi JPO Karet Sudirman juga ditujukan untuk peningkatan pelayanan mobilitas aktif, yaitu pejalan kaki dan pesepeda, dengan tujuan besar untuk mendorong penggunaan moda transportasi emisi rendah.
Sebagai pengingat momen bersejarah Ibu Kota, JPO Karet Sudirman akan dilengkapi prasasti penghormatan kepada tenaga kesehatan yang telah berkorban dan berjuang melawan wabah pandemi Covid-19. Akan dibangun juga Anjungan Pandang Jakarta yang menunjukkan perkembangan Jakarta dulu, kini, dan nanti. (*)