CIBINONG – Kontingen Pekan Paralyimpic Daerah (Peparda) V tahun 2018 berhasil mengawinkan gelar dengan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat tahun 2018, karena Kabupaten Bogor menjadi juara umum pada kedua event olahraga tersebut.
Penutupan Peparda V/2018 berlangsung, di Stadion Mini Persikabo, Jalan Aman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Selasa (13/11/2018) sore yang ditutup secara langsung oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa.
Iwa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya Peparda V dapat berjalan dengan baik dan sukses. Ia juga mengucapkan selamat kepada Kabupaten Bogor menjadi juara umum Peparda V Jawa Barat tahun 2018.
“Menjadi harapan kita semua Peparda V yang berlangsung di Kabupaten Bogor memberikan kontribusi pada pembangunan olahraga di Jawa Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan, ini menjadi bekal bagi Jawa Barat untuk berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralyimpik Nasional (Peparnas) tahun 2020, di Provinsi Papua.
Untuk itu, KONI dan NPCI Jawa Barat untuk melakukan langkah langkah persiapan dan pembinaan agar Jawa Barat dapat mempertahankan juara umum.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti mengatakan, event Peparda V Jawa Barat ini telah menggugah kita semua tentang spirit kesetaraan, keberagaman potensi dan kegemilangan prestasi olahraga yang ditunjukkan para atlet difable atau Paralympian yang melampui sekat-sekat keterbatasan, serta memberi makna yang lebih mendalam terhadap arti kekuatan, soliditas dan sportivitas dalam dunia olahraga.
“Terima kasih kepada para Paralympian yang telah berbagai semangat dan kegembiraan berolahraga melalui event ini, disertai harapan semoga seluruh upaya yang telah dilaksanakan panitia penyelenggara untuk menyukseskan kegiatan ini berhasil memberikan dukungan yang diperlukan di seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, mengingat jenis dan cabang olahraga Paralympic berbeda dengan cabang olahraga pada umumnya,” ujarnya.
Ia menambahkan di Bumi Tegar Beriman ini telah bersemi bibit-bibit prestasi Paralympian dari berbagai daerah di Jawa Barat, bahkan beberapa di antaranya akan membawa nama Jawa Barat pada pekan Paralympian Nasional XVI tahun 2020, di Provinsi Papua.
“Untuk itu, tentunya para juara mengemban amanah agar tidak berpuas diri, melainkan terus berlatih secara intensif demi mempertahankan posisi Jawa Barat sebagai juara umum,” ungkapnya.
Nurhayanti juga melanjutkan, bahwa dalam event Peparda V tahun 2018 ini, Kabupaten Bogor menjadi juara umum dengan perolehan medali 191 medali, 74 perak dan 56 perunggu, diikuti oleh Kota Bandung ditempat kedua dengan capaian medali 109 medali emas, 92 perak dan 63 perunggu dan Kabupaten Bekasi di tempat ketiga dengan capaian medali 51 emas, 59 perak dan 64 perunggu.
Sementara itu, Ketua PP Peparda V Jabar 2018, Adang Suptandar mengatakan, semua rangkaian pelaksanaan event empat di Kabupaten Bogor telah berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah berkat Ridho-NYA penyelenggaraan Peparda V di Kabupaten Bogor berjalan lancar. Kami sadari di sana-sini masih banyak kekuarangan. Namun, kekuarangan itu tentunya akan menjadi bahan evaluasi untuk Peparda Jabar berikutnya,” tegas Adang Suptandar.
Adang menambahkan, seluruh jajaran PP Peparda V/2018 mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan Gubernur Jawa Barat, Bupati Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Barat, DPRD Jawa Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bogor, DPRD Kabupaten Bogor, Bupati dan Wali Kota se Jawa Barat, jajaran SKPD se-Kabupaten Bogor, Pengurus NPCI Jawa Barat, Pengurus NPCI Kabupaten/Kota se- Jawa Barat, Kontingen Peparda V Jabar 2018 se Jawa Barat, Bank BJB, semua pihak yang telah membantu lancarnya pelaksanaan Peparda V Jabar 2018.***