Burhan juga menekankan terkait aktifitas posyandu yang saat ini terkendala pandemi dan disisi lain anak-anak mebutuhkan tambahan gizi serta imunisasi.

“Perlu menjadi perhatian terkait aktifitas posyandu yang selama masa pandemi ini pasti menemukan kendala, belum lagi anak-anak kita perlu tambahan gizi dan imunisasi. Ini menjadi pemikiran kita bersama bagaimana kita mengatasi kendala ini agar anak-anak tetap mendapatkan perhatian yang semestinya untuk tumbuh dan berkembang ditengah tantangan dan ancaman Pandemi Covid-19. Saya betul-betul berharap forum ini bukan sekedar seremonial tapi dapat bersinergi untuk koordinasi lintas sektor sehingga menghasilkan solusi dan rumusan program kerja yang berkualitas,” tegas Burhan.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah Iwan mengatakan jika tahun sebelumnya dikenal dengan istilah Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan, untuk tahun 2020 ini menjadi Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan dan Posyandu.

Baca Juga  Persaingan Ketat Di Dapil V Jabar, Rizayanti Yakin Terpilih | Headline Bogor

“Bangga kencana merupakan akronim dari pembangunan keluarga, kependudukan dan program keluarga berencana. walaupun berganti istilah namun tidak menghilangkan momentum yang sangat baik untuk menumbuhkan sikap dan semangat kemandirian keluarga dan masyarakat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan kesejahteraan lahir batin selaras, adil dan merata,” kata Ketua TP PKK Kabupaten Bogor. (*)