Plt Dinas PUPR Sebut Kerusakan Plafon Masjid Agung Masih Tanggungjawab Kontraktor

KOTA BOGOR – Plafon di area tangga pintu masuk Masjid Agung Kota Bogor jebol akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (1/8) sekitar pukul 17.30 WIB, tepat sebelum waktu salat magrib.

Masjid yang baru saja diresmikan empat bulan lalu, namun kini terlihat mengalami kerusakan pada bagian plafon pintu masuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas PUPR Kota Bogor, Atep Budiman, menyatakan bahwa timnya telah melakukan penanganan darurat di lokasi untuk memastikan keamanan.

“Kemarin sejak dapat laporan sudah di cek ke lokasi ama tim kita. Sudah dilakukan penanganan darurat dulu untuk pengamanan,” ujar Atep sat dimintai konfirmasinya, Jumat (2/8)

Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek untuk segera menangani kerusakan tersebut.

“Kita juga sudah koordinasikan dengan pihak pelaksana untuk secepatnya ditangani,” kata Atep.

Menurut Atep, saat ini bangunan Masjid Agung masih dalam jaminan dan tanggung jawab kontraktor pelaksana, sehingga perbaikan akan segera dilakukan oleh pihak terkait.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung, Ade Maskur menjelaskan bahwa kerusakan ini diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi.

“Tadi saya dapat informasi dari pegawai bahwa plafon di tangga pintu masuk masjid ada yang lepas. Setelah dicek, ternyata hujan deras mengakibatkan air meluap ke plafon, dan plafon tidak kuat menahan beban sehingga beberapa bagian lepas,” ujarnya.

Meskipun beberapa bagian plafon telah lepas dari bautnya dan menggantung, Ade memastikan tidak ada bagian plafon yang jatuh sepenuhnya sehingga tidak ada korban di kalangan jamaah.

“Alhamdulillah, tidak terjadi apa-apa kepada jamaah,” tambahnya.

Menurut Ade, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor telah datang ke lokasi untuk mencek kerusakan dan merencanakan perbaikan.

“Karena ini membutuhkan alat khusus, nanti akan diusahakan oleh Dinas PUPR apakah malam ini atau esok hari,” jelas Ade. (DR)