KOTA BOGOR – Perayaan Cap Go Meh dalam beberapa waktu kedepan yang akan di gelar oleh Pemerintah Kota Bogor menimbulkan polemik, polemik tersebut berawal dari seruan Forum Muslim Bogor (FMB) yang menghimbau agar masyarakat muslim tidak ikut merayakan sekaligus meminta Pemkot Bogor tidak memfasilitasi kegiatan tersebut lantaran hal tersebut pada dasarnya merupakan perayaan keagamaan.
Terkait surat yang di layangkan FMB pada tanggal 23 Januari 2019, Habib Empang Alwi Al – Hadad mengatakan hal tersebut merupakan sebuah kewajaran, sama halnya seperti menjelang tahun baru masehi yang ramai himbauan untuk tidak merayakannya.
“Suratnya wajar ah, muslim yang menghimbau saudaranya untuk menjaga akidahnya. Sama kayak waktu mau taun baruan masehi kemaren kan, banyak himbauan ke masyarakat muslim untuk tidak ikut merayakannya,” kata Habib Empang ini saat di hubungi melalui selular.
“Tinggal gimana kitanya aja menyikapinya, gak ada yang salah kok menyampaikan aspirasi selama itu dengan cara yang bener. Jadi gak usah terprovokasi,” tambahnya.
Terkait dengan ayat Al-Quran yang di kutip mengenai barang siapa menyerupai suatu kaum ia adalah bagian dari kaum tersebut dalam seruan FMB tersebut, habib menyarankan agar dalam setiap malam umat muslim tidak menyianyiakan waktunya.
“Memang dalam Islam ada ayat Al-Quran yang menyatakan hal tersebut, makanya kalau malam mendingan di rumah aja shalat dan wiridan menjelang tidur. Kita gak tahu umur kita sampai besok apa enggak,” katanya sambil memohon pamit dari perbincangan selular untuk melanjutkan ibadah umrohnya di Tanah Suci. (*)