
“Indeks keyakinan konsumen (PMI) pada Februari tercatat tinggi di angka 53,6, pertumbuhan kredit Januari sebesar 10,3 persen, dan cadangan devisa akhir Februari juga berada pada level tinggi,” papar Airlangga.
Selain itu, neraca perdagangan Indonesia hingga Februari 2025 tercatat surplus sebesar USD6,61 miliar, dengan nilai ekspor tertinggi mencapai USD14 miliar pada bulan yang sama. Jika dibandingkan dengan negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih kompetitif dan inflasi tetap rendah, termasuk di kawasan ASEAN.
Presiden Prabowo juga memberikan arahan terkait optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk meningkatkan pembiayaan sektor produktif.
Airlangga menyebut bahwa akan ada revisi Keputusan Presiden (Keppres) mengenai KUR dengan memasukkan Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dalam komite terkait.
“Bapak Presiden mengarahkan agar komite ini lebih didorong untuk meningkatkan pembiayaan usaha produktif,” kata Airlangga.
Selain itu, kerja sama perdagangan internasional juga menjadi agenda utama dalam pertemuan ini. Airlangga melaporkan progres finalisasi perjanjian kerja sama dengan Eurasian Economic Union (EAEU) yang melibatkan Rusia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !