KABUPATEN BOGOR – Kegiatan rehabilitasi jalan Cimayang – Pasar Selasa dengan nilai Rp. 1.586.860.000.00 yang bersumber dari APBD yang dikerjakan oleh CV. Prima Duastara menuai banyak pertanyaan dan kritik masyarakat setempat. Banyak ditemukan lubang dan keretakam, seperti diketahui pekerjaan selesai 24 Desember 2018 dengan masa pemeliharaan enam bulan sampai dengan tanggal 24 Juli 2019, namun belum terlihat pekerjaan pemeliharaan sama sekali. (22/6/2019).
Supriyadi, salah satu warga Ciaruteun Udik menerangkan, pasca selesainya kegiatan tersebut, belum ada pekerjaan pemeliharaan padahal ditemukan kerusakan – kerusakan.
”Selama enam bulan masa pemeliharaan, belum ada perbaikan sedangkan kondisi ruas jalan Cimayang – Pasar Salasa sudah banyak yang bolong dan retak sehingga rusak parah, ditambah lagi pasca banjir air meluap Kebahu jalan sehingga aspalnya tergerus air sehingga terkelupas, sehingga jalan menjadi rusak parah,” terangnya
Supriyadi berharap dinas terkait dapat menegur perusahaan tersebut untuk segera diperbaiki.
“Padahal proyek kabupaten Bogor punya tenaga ahli di bidangnya, di duga saat pekerjaannya perekat aspal kurang jadi tidak terlalu nempel, saya berharap kepada pemerintah Kabupaten Bogor khususnya dinas terkait segera di tegur penyedia jasanya dan segera di perbaiki jalan tersebut, ” tambah Supriyadi saat melintasi jalan tersebut.
(Agil)