KABUPATEN BOGOR – Relawan Gibran Rakabuming Raka Indonesia (Grak Indonesia) menggelar doa bersama di tiga Kecamatan wilayah Kabupaten Bogor pada Jum’at (6/10).

Lebih dari seratus orang berkumpul di tiga lokasi berbeda, termasuk wilayah Desa Karangasem Timur, Pondok pesantren Arafah yayasan Islam Almaisyaroh, dan Kampung babakan desa banjarwaru. Kegiatan ini diadakan untuk mendukung batas usia pemimpin di bawah 40 tahun.

Baca Juga  Elektabilitas NasDem Naik Sebesar 7,3 Persen Pasca Deklarasi Anies Baswedan

Salah satu koordinator acara, Darajat Bakti Purnama (36 tahun), menyatakan bahwa doa bersama ini dilakukan untuk keselamatan bangsa dan untuk mendukung tuntutan agar batas usia pemimpin di bawah 40 tahun dikabulkan.

Menurutnya, pemimpin masa depan haruslah sosok muda berkualitas. “Kami berdoa agar Mahkamah Konstitusi setuju dengan putusan batas usia di bawah 40 tahun,” ujar Darajat.

Relawan Grak Indonesia berharap doa dan harapan mereka akan terkabul, dan menginginkan Gibran Rakabuming Raka menjadi pemimpin Indonesia.

Baca Juga  BEM FMIPA Unpak Kritik Kebijakan KPU Kota Bogor Pilih Lokasi Debat di Jakarta

Mereka menganggap Gibran sebagai prototipe anak muda yang bisa menjadi panutan dalam dunia politik. Namun, kendala muncul karena regulasi pemilihan pemimpin Indonesia membatasi usia minimum 40 tahun.

“Partai politik beserta strukturnya masih belum ramah menerima anak muda menjadi andalan untuk masuk bursa pemilihan pemimpin Indonesia,” tambahnya. (*)