
Ditempat yang sama, Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Nurhayati mengatakan, dengan program KB khususnya di Desa Cipayung Girang ini diharapkan masyarakat dapat memahami program KB dari berbagai macam aspek. Karena kampung KB ini bukan berarti kampung KB harus pasang pasektomi, MOP, dan AYUDI. Tetapi kesadaran tentang Kesehatannya PHBS, pelaporan, pendataan dan lainnya.
“Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat tentang KB, kepedulian lingkungan, kesehatan dan pendidikannya bisa meningkat. Selain itu, kami juga berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Cipayung Girang. Tentunya kami optimis Desa Cipayung Girang bisa menjadi kesatuan gerak PKK KKBPK terbaik di tingkat Jawa Barat,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Ketua Rombongan tim penilai dari Provinsi Jawa Barat, Ricki Herdiansah mengatakan, monitoring dan evaluasi ini bermaksud untuk menilai pelaksanaan kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan oleh tim penggerak PKK kabupaten/kota se-Jawa Barat. Dimana hasil penilaian ini dilakukan untuk menentukan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kabupaten/Kota Se-Jabar terbaik di tingkat Jabar, yang dibagi beberapa kategori. Yakni, kategori kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Lingkungan Bersih Sehat (LBS), yang akan mewakili untuk berlomba di tingkat nasional.
“Selain itu, kegiatan ini juga untuk membina masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motor penggerak partisipasi semua pihak dalam wadah pembinaan bagi instansi pemerintah, organisasi masyarakat, LSM, dunia usaha dan swasta,” tegasnya. (*)