
Menanggapi pentingnya peran eCommerce dalam mempercepat digitalisasi baik bagi perusahaan maupun UMKM, Monika Rudijono, CMO Lazada Indonesia menjelaskan, “Visi Lazada adalah untuk mempercepat kemajuan ekonomi di Asia Tenggara melalui commerce dan teknologi. Oleh sebab itu, melalui studi ini kami ingin lebih memahami perjalanan dan building blocks dari perusahaan besar dan UMKM dalam transformasi menuju ekonomi digital, serta bagaimana kami sebagai platform eCommerce dapat mendukung kebutuhan tersebut. Dengan dukungan teknologi canggih yang kami miliki, pemberdayaan data, serta solusi logistik yang holistik, Lazada siap jalankan misi dukung pemerintah Indonesia memberdayakan bisnis dan individu dalam menjalankan transformasi digital untuk bisa maju bersama dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.”
Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga melihat sudah terjadi banyak perubahan di aktivitas masyarakat sepanjang 2020. “Pertumbuhan penggunaan e-commerce beberapa tahun belakangan sebenarnya cukup menggembirakan, namun pandemi memang memberi dampak sangat besar pada industri ini,” ujar Bima. “Aktivitas belanja online langsung naik signifikan, belum lagi para pelaku usaha yang juga shifting ke digital. Dengan arah kebijakan dan pelaksanaan yang tepat, ecommerce memegang peranan penting dalam mendorong pelaku UMKM berkembang bersama ecommerce. Kami pikir, e-commerce dan pelaku UMKM merupakan satu kesatuan yang sulit dipisahkan jika bicara transformasi digital.”
Gervasius Samosir, Partner & Head of YCP Solidiance Indonesia, menjelaskan, “Digitalisasi merupakan salah satu kunci untuk dapat tetap bertahan di tengah persaingan ekonomi saat ini. Salah satu cara utama mencapai inklusi digital adalah melalui keterlibatan menyeluruh dari eCommerce yang akan bertindak sebagai platform untuk memberikan dukungan berupa akses kepada permodalan, pemasaran, serta inovasi pasar. Melihat betapa besarnya potensi bagi perusahaan serta UMKM setelah melakukan digitalisasi untuk melompat ke tahapan ekonomi digital selanjutnya, tentunya juga akan membawa dampak yang positif bagi perekonomian negara.”
Studi Lazada menunjukkan bahwa meski banyak perusahaan besar sudah menjalani transformasi digital, kebanyakan masih menghadapi tantangan di beberapa hal, dengan utilisasi teknologi, pemberdayaan talenta digital dan logistik menjadi isu utama. Perusahaan besar membutuhkan teknologi yang lebih mumpuni untuk bisa memberikan layanan kepada konsumen secara lebih efektif dan mampu melakukan pemetaan konsumen secara lebih mendalam. Perusahaan besar juga masih membutuhkan sistem logistik yang andal untuk mencapai waktu dan biaya pengiriman produk secara lebih efisien. Dalam mendukung transformasi digital ini, eCommerce dapat berperan besar untuk bantu menghadapi berbagai tantangan yang dialami oleh perusahaan besar.
“Melalui teknologi serta ekosistem eCommerce yang dimiliki oleh Lazada Indonesia, kami siap memberikan dukungan bagi bisnis, baik perusahaan besar maupun UMKM, agar dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan mencapai tahap transformasi digital selanjutnya. Kami berharap melalui sinergi dalam percepatan transformasi digital ini, sistem ekonomi digital Indonesia akan terus berkembang pesat dan menjadi penopang roda perekonomian Indonesia”, tutup Monika. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !