
WISATA – Kabupaten Bogor dikenal sebagai kota seribu curug. Pandangan ini tidak berlebihan mengingat makin banyaknya curug yang ditemukan di sekitar kabupaten Bogor.
Salah satu curug yang kini sedang naik daun adalah Curug Bidadari yang berada di Sentul Paradise Park yang menjadi pengelola curug indah ini. Sentul Paradise Park sendiri merupakan sebuah konsep taman wisata dengan air terjun alami dan sarana wisata lain di sekitarnya.
Curug Bidadari berada di Desa Bojongkoneng, Gunung Geulis Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor yang jauh dari kemacetan. Curug Bidadari termasuk dalam kawasan bukit Sentul yang memberikan panorama hijau perbukitan, pemukiman elit juga villa yang menawarkan fasilitas seperti layaknya hotel namun untuk keluarga besar ataupun untuk acara perusahaan.
Ada beberapa alternatif rute untuk menuju lokasi ini baik untuk anda yang berasal dari Kota Bogor, maupun dari Jadetabek.
Selain itu kini sudah terdapat alternatif exit tol Jagorawi baru dengan tujuan Highland Sentul. Dari pertigaan ini lokasi curug sudah dekat dengan kondisi jalan yang lebar dan beraspal mulus. Di pertigaan ini anda akan menemukan pak Ogah yang mengatur kendaraan dan perjalanan menuju curug tinggal 10 km lagi. Tak ada papan petunjuk jalan dan persimpangan di sebelah kiri dengan jalan lebar dan pos ronda akan menjadi penanda bahwa anda sudah sampai di lokasi.
Para pemuda di pos ronda tersebut sudah menunggu para pengunjung curug. Dengan alasan mereka menjaga curug di luar jam kerja meminta pengunjung membayar kepada mereka sebesar harga tiket masuk per orang yaitu Rp.25.000,00 untuk hari Senin – Jumat dan Rp.30.0000,00 untuk hari Sabtu – Minggu. Juga uang parkir padahal kendaraan baru akan diparkir di dalam.
Setelah anda membayar, pemuda tersebut akan mengantar anda dengan mengendarai motor dan berjalan di depan anda melewati pintu gerbang Sentul Paradise Park.
Beberapa meter dari pintu gerbang, pemuda tersebut akan berbalik dan kembali ke pos ronda di tempat semula. Jika anda ingin mendapatkan tiket dan loket belum dibuka karena jam buka curug mulai dari jam 09.00 – 17.00, anda bisa mengatakan kepada pemuda setempat bahwa anda akan menunggu di depan pintu gerbang sampai loket dibuka.
Jarak dari pos ronda tersebut ke pintu gerbang kurang lebih 1 km dengan akses jalan berbatu-batu tanpa aspal dan menurun sehingga rentan tergelincir bagi anda yang menggunakan sepeda motor. Setelah melewati pintu gerbang, kondisi jalan sudah lebih bagus hingga menuju ke area parkir mobil dan motor kurang lebih 1 km.
Area parkir motor berada di sebelah kiri, sedangkan parkir mobil dan bus di depan pintu masuk obyek wisata. Tarif parkir resmi untuk motor di pintu gerbang Rp.5.000,00 namun ada sekelompok pemuda yang akan meminta tambahan dengan alasan sudah menjaga motor. Sedangkan untuk mobil tarif parkirnya adalah Rp.10.000,00
Setelah anda memasuki pintu masuk yang berupa bangunan kayu, anda akan menuruni sejumlah anak tangga dan berjalan dengan pemandangan hijau pepohonan bukit dari kejauhan.
Di kanan jalan menuju air terjun terdapat area berjualan makanan. Namun sayangnya makanan yang ditawarkan seragam tidak jauh dari mie instant dan bakso serta minuman.
Juga tersedia kios yang menjual souvenir seperti kaos dan aksesoris serta toilet umum dan mushola di atas area air terjun. Anda harus menuruni sejumlah anak tangga lagi untuk mendekati ke area kolam air terjun yang berada di cerukan tanah yang sedikit lebih rendah dari area parkir dan area tempat makan.
Di sini terhampar air terjun dengan ketinggian mencapai 75 meter dengan debit air yang cukup deras dengan sebuah kolam kecil di bawahnya. Kolam ini hanya sedalam pinggang orang dewasa dengan batu-batuan di dasarnya.
Selain itu terdapat sebuah batu besar yang menutupi air terjun yang dibelah dua oleh pengelola sebagai jalan menuju ke air terjun. Juga sebuah kolam besar dangkal yang mengelilingi batu besar tersebut yang digunakan untuk tempat bermain air bagi anak-anak dengan menggunakan ban atau perahu mini.
Sebuah jembatan kayu digunakan untuk melintasi kolam besar ini dan menuju area kolam air terjun. Area di sekitar air terjun sudah dimodifikasi dengan pemberian batu-batuan di dasar kolam dan di sekitar aliran air sehingga bisa dipijak dengan aman.
Saung-saung dengan atap bambu yang terletak di seberang air terjun disewakan dengan harga Rp.50.000,00 per dua jam bagi pengunjung yang ingin berisitrahat sambil mengawasi anggota keluarga dan menikmati keindahan curug.
Sebuah seluncuran yang menuju kolam juga tersedia, namun sepertinya sudah lama tidak digunakan. Di bawah seluncuran terdapat sebuah saung besar yang bisa digunakan untuk berkumpul atau sekedar menikmati makan siang. Di sebelah kanan saung ini terdapat sebuah lembah kurang lebih 50 meter kebawah dan sungai kecil tempat aliran air terjun mengalir. Beberapa orang menuruni batu-batuan besar ke sungai tersebut untuk sekedar berfoto.
Selain penyewaan ban dan perahu mini, di tempat ini juga terdapat terapi ikan tepat di depan kolam besar. Toilet umum juga tersedia di area ini sehingga anda tidak perlu berjalan ke atas ke area kios-kios, di sebelah batu besar dan dihias dengan beberapa pancuran bambu di depannya.
Tips wisata:
Sumber : Traveloka
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !