KOTA BOGOR – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor menargetkan 7 kursi di pemilu tahun 2024. Hal ini disampaikan Ketua DPC PPP Kota Bogor pada Musyawarah Ranting (Musran) ke-VIII Bogor Timur yang dilaksanakan di aula Kecamatan Bogor Timur, Minggu (5/6)
“Target kedepannya kita menargetkan 7 kursi. Tambahan 2 kursi ini kita menghitung dari Bogor Selatan dan Bogor Barat,” kata Zainul kepada wartawan.
Menurutnya, berkaca pada dua pemilu sebelumnya yang hanya mendapatkan 5 kursi. Dengan demikian, untuk tahun 2024 ini perolehan suara dan juga perolehan jumlah kursi di DPRD harus memiliki peningkatan.
Lanjut Zainul, pada tahun 2014 PPP memperoleh suara 48 ribu kemudian tahun 2019 mengalami penurunan dari sekitar 13 ribu hingga 35 ribu suara. Untuk itu, dengan waktu tersisa 1,5 tahun, pada pemilu 2024 nanti, suara PPP di atas 50 ribu di Kota Bogor.
Disinggung terkait pemilihan kepala daerah (pilkada), Zainul mengklaim telah memulai pada tahun 2018 lalu dengan mengusung kader terbaik untuk maju. Sehingga partainya bisa kembali mengusung kembali kader terbaik partai PPP untuk maju di Pilkada November 2024.
“Tentu saja berbicara pilkada kita akan melihat hasil pileg. Sejauh mana perolehan suara. Karena kalau perolehan suaranya minimal bagaimana kita berbicara soal Pilkada,” imbuh Zainul.
Menyikapi fenomenal beberapa partai untuk bersanding dengan kadernya, Zainul menyatakan belum dapat memutuskan atau membuat kebijakan terkait dengan siap akan berkoalisi di pilkada.
“Masih ada waktu 1,5 tahun. Karena politik itu dinamis kita lihat aja dulu nanti. Kita sekarang belum ikut-ikutan mendorong-dorong kader untuk menjadi wakil wali kota atau apapun,” tegasnya. (*)