NEW YORK – Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta Israel menghentikan pembangunan permukiman illegal di wilayah Palestina yang diduduki. Hal itu dianggap menyebabkan tak adanya perkembangan perundingan perdamaian antara kedua belah pihak.

“Intensifikasi permukiman ilegal, penghancuran rumah-rumah warga Palestina, dan penderitaan yang meluas di Gaza harus dihentikan. Tindakan-tindakan ini mengancam untuk merusak kelangsungan pendirian negara Palestina berdasarkan resolusi PBB yang relevan,” ujar Kepala Staf Sekretaris Jenderal PBB Maria Luiza Ribiero Viotti, seperti dikutip Anadolu Agency, Jumat (29/11/2019).

Menurutnya, tak ada perkembangan positif dalam perundingan damai antara Israel dan Palestina. Sebaliknya, proses tersebut kian memburuk.

Baca Juga  Headline Internasional | TNI AD Kembali Raih Juara Umum AASAM

Viotti mendorong kedua negara untuk kembali terlibat dalam perundingan menuju solusi dua negara. “Adalah ilusi berbahaya untuk berpikir bahwa konflik dapat dikelola atau ditahan selamanya,” ujarnya.

Perundingan damai antara Israel dan Palestina dinilai akan semakin pelik. Hal itu terjadi karena Amerika Serikat (AS) telah mengambil keputusan untuk tak lagi menganggap ilegal permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki.