CIANJUR – Sebuah peristiwa duel antara pelajar SMK Pertanian di Kecamatan Cilaku dan siswa SMAI Al-Qodiriyah di Cianjur berakhir dengan tindakan tegas dari aparat kepolisian. Sebanyak 23 pelajar diamankan setelah video duel mereka menjadi viral di media sosial.
Kasatreskrim Polres Cianjur, Iptu Tono Listianto, mengungkapkan bahwa setelah video duel tersebut menyebar luas di media sosial, Polres Cianjur bersama Polsek Cilaku dan Cibeber segera melakukan penyelidikan mendalam.
Menurut Kapolsek Cilaku, Kompol Nandang, sebanyak 23 siswa diamankan, terdiri dari 9 siswa SMK Pertanian di Kecamatan Cilaku dan 14 siswa SMAI Al-Qodiriyah di Kecamatan Cibeber.
“Peristiwa ini melibatkan dua sekolah berbeda, yakni SMK di Cilaku dan SMAI di Cibeber. Mereka berjanji untuk bertemu dan mengadakan duel melalui media sosial,” ungkapnya.
Dari hasil penyelidikan, aksi duel tersebut dilakukan di lapangan di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku pada Selasa (26/9) lalu. Kini, para pelajar yang terlibat diamankan oleh polisi untuk proses lebih lanjut.
Kepolisian Cianjur mengingatkan seluruh pelajar untuk menjauhi kegiatan yang berpotensi merugikan dan melanggar hukum. Mereka menekankan pentingnya pendidikan yang aman dan kondusif bagi semua pihak. (*/DR)