
Camat Drs. Charudin Felani, MM menjelaskan, rapat koordinasi merupakan kegiatan komunikasi dua arah antara pemerintahan desa dengan stakeholder yang ada di kecamatan.
“Kita sudah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor Ciampea dua kali selama dua bulan, di mana UPT harus hadir termasuk muspika dan para kepala desa se- kecamatan Ciampea, dan tidak boleh di wakilkan, gunanya rakor ini sebagai diskusi dua arah antara UPT dengan para kepala desa, dan lebih cendrung kita bedah kondisi wilayah desa masing-masing,” jelas Felani.
Felani menambahkan, hasil rapat lebih di utamakan pada kesehatan, infrastruktur jalan serta irigasi, untuk kependudukan sendiri ada empati poin yang menjadi bahasan.
“Bahkan tadi ada informasi dari kepala desa tentang pembuatan KTP yang sudah dua tahun namun belum jadi. Tapi sudah di tanggapi oleh Disdukcapil jadi inti nya UPT memberikan solusi dan masukkan kepada apa yang jadi pembahasan keluhan dari para kepala desa Wilayah kecamatan Ciampea. ” Jelasnya. ( Agil ).
