CIBINONG – Belum jelasnya pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan memilih Ketua Umum dan jajaran EXCO Askab PSSI (Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) Kabupaten Bogor mendapat kritikan pedas dari tim sukses kubu satu hati satu visi (Kubu Delif Subeki) salah satu kandidat ketua umum.
Adalah Yudi Agus Soleh mengatakan, nunggu apalagi Askab PSSI Kabupaten Bogor tidak menindaklanjuti KLB? “Masa bakti sudah berakhir, calon sudah bermunculan,” ujar Yudi Agus Soleh dengan nada tegas, Senin (12/11/2018) malam.
Tak hanya itu, kata Yudi, kalau memang tidak sanggup secara biaya, kami dari klub anggota Asakab PSSI Kabupaten Bogor siap membiayai pelaksanaan KLB tersebut.
Intinya, lanjut Yudi, pihaknya merasa heran, hingga saat ini tidak ada penjelasan dari Askab PSSI Kabupaten Bogor terkait penentuan nasib, dan siapa yang akan jadi Ketua Umum Askab PSSI Kabupaten Bogor ke depannya.
“Kalau dari kubu kami sudah sangat siap. Siapapun lawan yang akan maju tentunya kami akan senang. Ini demokrasi, siapa saja boleh mencalonkan. Termasuk, Delif Subeki juga sah-sah saja mencalonkan. Apalagi beliau juga sudah berbuat bagi dunia sepakbola di Kabupaten Bogor,” tutur Yudi Agus Soleh.
Sementara itu, Ketua Umum Askab PSSI Kabupaten Bogor, Hendra Budiman menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam soal acara KLB tersebut.
“Kami sudah menyusun panitia, dan Insya Allah pelaksanaan KLB akan digelar, pada tanggal 15 Desember 2018 mendatang,” tegasnya.
Bagi Hendra, siapapun yang akan maju, dan terpilih jadi penggantinya tentunya harus bisa membawa prestasi sepakbola Kabupaten Bogor ke arah yang lebih maju lagi.
Senada disampaikan, Sekretarsi Askab PSSI Kabupaten Bogor, Dicky Dompas yang juga dipercaya sebagai Ketua KLB mengatakan, pelaksanaan KLB akan dilakukan, pada 15 Desember 2018.
“Kami sudah menyusun panitia KLB, dan kami akan melaporkan semua perkembangan kepada Asprop PSSI Jawa Barat, terkait KLB Askab PSSI Kabupaten Bogor ini,” pungkas Dicky Dompas.***