KABUPATEN BOGOR – 28 Rombongan petugas kota/Kabupaten Dinas ketahanan Pangan,Tamanan Pangan dan Hortikultura Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan Makasar mengunjungi Kabupaten Bogor dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan petugas dalam pengembangan sayuran organik, peningkatan produksi dan mutu hortikultura, dengan melihat langsung kegiatan dilokasi pengembangan sayuran organik yang ada di Kabupaten Bogor khususnya di wilayah Bogor barat Kelompok Tani ( Tani Jaya ) di Kp. Ciaruteun RT.04/03 Ilir, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang.

Kepala UOT Pertanian, Tedi S. Menuturkan, bahwa kegiatan yang pembinaaannya di bawah UPT Pertanian 4 wilayah Cibungbulang ini para petani mengembangkan berbagai macam sayuran organik dengan potensi pengembangan 10 hektar,

“Luas tanah yang di tanami sayuran Organik kurang lebih 5 hektar dengan jenis sayuran Produksi Organik yaitu, Bayam Merah, Bayam Hijau, Kangkung, Bayam Batik, selada, pakcoy, Kailan, dan sayuran cessin, dan untuk program kedepannya pengembangan areal bertahap bisa menambah 10 hektar, sedangkan wilayah kelompok Tani Jaya ini potensi lahan yang ditanami sayuran organik untuk keseluruhan bisa kurang lebih 70 Hektar pengembangan sayuran organik,” Tutur Tedi

Baca Juga  Komunitas Stand Up Indo Bobar Gelar Stand Up Nite Perdana | Headline Bogor

Ketua Kelompok Tani ( Tani Jaya ) Kampung Desa Ciaruteun, Udik Hidayat berujar untuk Kelompok Tani sendiri mempunyai 22 orang anggota, dengan rata – rata panen tiga sampe 4 kali panen.

“Anggota Kelompok Tani Tani Jaya ada 22 orang yang menanami sayuran organik dengan luas kurang lebih 5 Hektar, Produksi pemasaran panen bisa tiga, empat kali dalam satu Minggu, kalau bahannya ada bisa tiap hari panen, sesuai kouta pengiriman, untuk perbandingan sayuran yang dijual salah satunya sayuran Bayam merah, bayam hijau, bayam batik dan kalau dijual ke Pasar Basah/lokal perkilo Rp. 3000 sampai Rp. 4000. Dan kalau di jual ke ADS IPB pasar sayur organik perkilo Rp. 12000,” pungkas Hidayat

Baca Juga  Headline Bogor | Melakukan Pemukulan Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dipolisikan

“Kami lebih condong menjual ke ADS IPB. Kelompok Tani ( Tani Jaya ) Mitra ADS IPB telah diberikan sertifikat dan telah menerapkan sistem pertanian organik sesuai SNI 6729:2016, harapan saya kedepanya, ingin memperluas pemasaran khususnya sayuran organik, dan mudah-mudahan Masyarakat bisa ikut menanam. Ujar.” pungkas Hidayat.

Agil