
YOGYAKARTA – Palestina kembali berduka. Hal ini disebabkan serangan udara dari Israel yang melintasi perbatasan Gaza terus digencarkan. Per Jumat (15/11) dampak serangan menimbulkan 34 orang meninggal dunia, sementara lebih dari 120 jiwa menderita luka berat dan ringan di sejumlah wilayah Gaza.
Selain memakan korban jiwa, serangan Israel juga meluluhlantakkan sekitar ratusan bangunan di sepanjang Jalur Gaza. Merespons dampak tragedi tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY menggelar konferensi pers yang bertajuk Palestine Under Attack di Bale Bebek Giwangan, Bantul, Jumat (15/11).
Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto mengatakan, ACT mengecam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina, terlebih menjelang musim dingin yang mencekam. ACT melihat permasalahan ini bukan lagi masalah yang ringan karena sudah berlangsung setiap tahun dengan eskalasi yang semakin meningkat.
Kami sudah berikan instruksi kepada relawan dan mitra-mitra kami di Gaza untuk memasifkan pendistribusian bantuan medis, kesediaan paket pangan, dan bantuan lainnya. Insyaallah umat Islam Indonesia melalui ACT akan terus membersamai mereka, ungkap Bagus.Selain itu Bagus juga mengajak masyarakat Indonesia untuk turut andil dalam usaha perjuangan ini, terus doakan agar Allah berikan perlindungan dan keselamatan bagi mereka.
Insyaallah, lembaga ini berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan dan memastikan mereka melewati musim dingin dan eskalasi serangan tanpa dihantui kondisi yang mencekam. Kami umat muslim Indonesia dan berharap seluruh muslim di dunia untuk terus peduli dengan saudara kita di Palestina, tambahnya.
Sementara itu Abdullah Sunono selaku Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) DIY juga memberikan tanggapan terhadap persoalan di Gaza, Palestina, menurutnya persoalan di Palestina merupakan tanggung jawab kita semua, tidak harus umat muslim, yang dihadapi oleh Palestina adalah penjajahan dan pembantaian selama bertahun-tahun, cukuplah kita sebagai manusia bersama-sama membantu, mari kita dukung kebebasan warga Palestina mendapatkan tanahnya kembali, ini sesuai asas politik luar negeri kita yang bebas aktif, ujarnya.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !