KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor Ade Yasin, resmikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana alam tanah longsor di Kecamatan Sukajaya Dan Leuwisadeng. Peresmian dilakukan dengan cara penyerahan kunci secara simbolis Huntara kepada para korban bencana wilayah Sukajaya dan Leuwisadeng, di Kecamatan Sekajaya, senin (6/7).

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, ada unit Huntara dan diserah terimakan langsung kepada para korban bencana alam. Dengan rincian 1.713 unit berada di wilayah Kecamatan Sukajaya, dan 40 unit lainnya di wilayah Kecamatan Leuwisadeng. Pembangunan Huntara tersebut selain upaya pemerintah daerah dalam penanganan korban bencana, juga merupakan wujud perhatian, kepedulian dan ketanggapan pemerintah Kabupaten Bogor terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Pembangunan huntara ini sedianya ditargetkan selesai sebelum idul fitri yang lalu, namun dikarenakan adanya kejadian pandemi covid 19, berbagai rencana pembangunan mengalami penyesuaian. Saya ucapkan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut membantu dalam upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana khususnya jajaran tni komando resor militer (korem) 061 suryakencana yang telah bekerja keras bahu membahu bersama Pemkab Bogor dalam pembangunan huntara di kecamatan sukajaya dan kecamatan leuwisadeng ini”,jelas Ade Yasin.

Baca Juga  Headline Bogor | Bansos Provinsi Berkurang, Pemdes Cemplang Khawatir Ada Kecemburuan Masyarakat

Menurutnya, pembangunan Huntara, rehabilitasi jalan, jaringan instalasi listrik serta sarana keagamaan dan pendidikan sementara dialokasikan dari dana Biaya Tak Terduga (BTT) APBD tahun 2020. Untuk memulihkan sarana dan prasarana sosial serta membangkitkan kembali semangat dan kehidupan masyarakat terdampak.

“Saya berharap Huntara ini bisa bermanfaat, meskipun tampak sederhana, namun jauh lebih nyaman bila dibandingkan dengan tempat pengungsian. Semoga huntara ini dapat menjadi sarana untuk mulai membina kembali kehidupan keluarga yang selama ini tinggal di pengungsian”, tegasnya.