
Dikutip dari media daring, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, pengumuman pemberlakuan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berimbas pada pasar keuangan.
Menurutnya, kebijakan ‘rem darurat’ yang diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Rabu (9/9) itu menyebabkan volatilitas pasar keuangan meningkat.
Airlangga mengatakan, sebenarnya, kinerja pasar keuangan sebenarnya sudah menunjukkan arah positif sejak beberapa pekan terakhir dibandingkan April. Indeks saham sektoral mengalami penguatan pada sebagian besar sektor dengan variasi kenaikan hingga di atas 20 persen.
Tapi, kinerja tersebut berubah pada indeks saham Kamis (10/9) pagi. “Hari ini, indeks masih ada ketidakpastian akibat daripada announcement Gubernur DKI tadi malam. Sehingga, pagi tadi, indeks sudah di bawah 5.000,” tutur Airlangga dalam Webinar Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Kamis (10/9).
Menanggapi permasalahan tersebut, ekonom senior, Rizal Ramli memberikan tanggapannya. Rizal Ramil berharap, Airlangga Hartato jangan berburuk sangka terkait anjloknya ihsg karema diberlakukannya kembali PSBB di DKI Jakarta.
“Bung Airlangga jangan suudzon & cetek, Jangan asal kaitkan PSBB dengan jatuhnya bursa,” tulis Rizal Ramli di akun twitternya.
Menurut Rizal Ramli, turunnya bursa dikarenakan ada beberapa hal, satu diantaranya isu independensi BI.
“1.Bursa saham AS juga drop banyak koq, 2.Asing sudah keluar krn isu dewan moneter ancam independesi BI. Sdh Rp 4 T & Rp1T/hari, 3.Dana buyback saham sudah mulai habis,” lanjut Rizal Ramli dalam cuitannya.
Bung Airlangga jangan suudzon & cetek🙂. Jangan asal kaitkan PSBB dgn jatuhnya bursa. Krn:
1.Bursa saham AS juga drop banyak koq
2.Asing sudah keluar krn isu dewan moneter ancam independesi BI. Sdh Rp 4 T & Rp1T/hari
3.Dana buyback saham sudah mulai habis. https://t.co/MaJo39PAFg— Yayasan Inisiatif Rizal Ramli (@RamliRizal) September 10, 2020
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !