Headline Jakarta | Anies Ajak Warga Betawi Menjadi Fasilitator dan Penjahit Indonesia

JAKARTA – Dalam Kuliah Umum Perkumpulan Gerakan Kebangkitan Betawi, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap warga Betawi untuk terus belajar ditengah pandemi.

“Jadi, dalam kedudukannya di Jakarta, masyarakat Betawi itu fasilitator dan penjahit Indonesia,” ujar Anies lewat keterangan tertulisnya.

Bertemakan ‘Prospek, Peluang, dan Solusi Masyarakat Betawi dalam Peningkatan Ekonomi, Pengaruh Politik, dan Kompetisi Global’, Anies pun mendorong warga Betawi untuk lebih jeli membaca perubahan akibat dampak pandemi yang bakal berdampak jangka panjang.

Post ADS 1

Pembicara, Anggota DPRD DKI Jakarta, H Purwanto dalam kesempatan ini, menilai politik sebagai salah satu ilmu yang dapat dipelajari warga Betawi.

Ia menekankan pentingnya masyarakat Betawi memanfaatkan kesempatan berkiprah di partai-partai politik sehingga berpeluang ikut menentukan arah kebijakan publik khususnya di Jakarta sebagai masyarakat inti ibukota.

“Sudah saatnya orang Betawi menjadi subyek, bukan sekadar obyek politik,” kata Purwanto.

Sementara itu, Anggota Dewan Pakar Gerbang Betawi N Syamsudin Ch Haesy menyampaikan beberapa tantangan masyarakat Betawi untuk terjun dalam dunia politik.

Ia berharap Gerbang Betawi dapat mewujudkan sekolah demokrasi agar orang Betawi memiliki bekal dalam mengisi posisi-posisi penting di legislatif dan eksekutif.

Ia pun mengajak untuk belajar dari politisi yang juga berasal dari latar belakang Betawi, seperti MH Thamrin, Ridwan Saidi, hingga Mahbub Djunaidi.

“Jadi yang harus dimiliki orang Betawi ke depan adalah kemampuan membaca perubahan. Ilmu menjadi cahaya, sementara transformasi dilakukan dengan ghirah dan gairah. Kuatkan pendidikan, berikan akses pada modal, akses politik, dan yang terpenting harus sehat,” kata pria yang akrab disapa Bang Sem itu. (*)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !