JAKARTA – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengapresiasi tindakan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pengerang Hasanuddin (APH) dan Thomas Djamaluddin (TJ) yang langsung meminta maaf kepada warga Muhammadiyah.

“PP. Muhammadiyah mengapresiasi permintaan maaf Saudara APH dan Prof. TJ. Meskipun demikian, dengan permintaan maaf tersebut PP. Muhammadiyah tidak akan mencabut laporan yang telah disampaikan kepada Kepolisian.,” tulis Abdul Mu’ti melalui akun twitter nya @Abe_Mukti pada Kamis (27/4).

Meski telah minta maaf, Abdul Mu’ti menegaskan Muhammadiyah tidak akan mencabut laporan yang telah disampaikan kepada Kepolisian.

Baca Juga  Headline Nasional | Prof M. Yudhie Haryono,Ph.D : Intoleransi Bukan Bagian Dari Pancasila

Selain itu, ia juga mengapresiasi BRIN yang telah mengadakan sidang etik. Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini berharap agar kepada APH dan TJ diberikan sanksi sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Disisi lain, Abdul Mu’ti meminta warga Muhammadiyah agar menyikapi masalah APH dan TJ dengan kepala dingin, serta tidak terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan tidak bereaksi yang berlebihan.

Baca Juga  Mobile Qur'an di Spesial Muharram 1445 H: Hidup Bahagia Bersama Al-Qur'an

“Warga Muhammadiyah hendaknya mempercayakan laporan dan proses hukum Saudara APH kepada LBH PP. Muhammadiyah dan tidak melakukan langkah hukum sendiri.” pungkasnya. (*/DR)