
KABUPATEN BOGOR – BNN RI melaksanakan halal bihalal dan perayaan Paskah di GOR Balai Besar Rehabilitasi BNN RI Lido pada Senin (12/4) yang lalu. Acara ini dihadiri oleh Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose, para eselon 1, eselon 2, pegawai BNN dan jajaran, para mahasiswa STIK( Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian) dan juga para undangan.
Kepala BNN RI Dr. Petrus Reinhard Golose menyatakan, kegiatan pada hari ini merupakan bentuk nyata toleransi di lingkungan BNN dalam rangka mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Karena kita di Indonesia ini hidup saling berdampingan dengan berbagai agama dan harus saling menghargai dan menghormati satu sama lain nya, karena kasih itu lemah lembut, kasih itu saling menyayangi dan kasih itu saling memaafkan segai suatu tradisi bangsa Indonesia,”ungkapnya.
Kepada para peserta yang hadir, Kepala BNN juga menyampaikan bahwa perayaan paskah ini diharapkan dapat membangun keimanan sehingga makin percaya untuk bekerja dan berbagi pada nusa dan bangsa. Jenderal bintang tiga ini menambahkan, bahwa membangun iman dan takwa adalah wujud nyata untuk serius bekerja dalam mendukung pembangunan bangsa.
Dalam sambutannya, Kepala BNN mengungkapkan bahwa perayaan Paskah merupakan peristiwa besar bagi umat Kristiani. Semangat Paskah memancarkan spirit perubahan dalam memerangi dosa termasuk narkoba.
“Hal ini sesuai dengan spirit War on Drugs,” pungkas Kepala BNN RI.
Momentum Paskah juga mengandung esensi tentang kemenangan. Karena itulah Kepala BNN mengajak seluruh jajarannya untuk terus berjuang dan menang dalam war on drugs atau perang melawan narkoba.
Nilai luhur lainnya yang juga disampaikan Kepala BNN adalah pentingnya menguatkan tali persaudaraan dan motivasi tinggi dalam bekerja dengan penuh ketulusan.
Pada kesempatannya, Kepala BNN RI, Dr. Petrus R. Golose menjelaskan, semua ini adalah bentuk kerukunan umat beragama yang sangat harmonis.
Lebih lanjut dia menambahkan, dalam temuan kasus kokain, penanganan narkoba terbaru yang terjadi beberapa saat lalu, pihak nya sudah membangun komunikasi dengan pihak Amerika Selatan.
“Saya sudah perintahkan deputi pemberantasan untuk mulai antisipasi, namun ini adalah modus baru jadi kita masih mendalami dan kita sudah berkoordinasi dengan angkatan laut dalam penyerahan kokain dan kita akan teliti lebih dalam lagi,” bebernya.
Dalam hal ini kita sudah bekerjasama dengan pihak Amerika Selatan
“Saya akan mengembangkan dan sudah berkoordinasi dengan Amerika Selatan. Argentina, Panama, Ekuador kemudian juga tempat tempat yang lain di Amerika Selatan, ini adalah tanda dunia sudah terbuka bahwa ada pasar di Indonesia untuk jenis narkoba kokain dan ini tantangan bagi BNNRI dan stekholder lain seperti Polri, TNI, beacukai dan yang lain nya,”pungkasnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !