
Untuk itu, sambungnya, diharapkan melalui musik sebagai satu cara untuk mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan negara ini, dan musik bisa menjadi sebagai bahasa universal untuk memperkenalkan kembali tentang Indonesia dan bisa lebih meningkatkan rasa cinta kepada Indonesia.
Pihaknya juga mengapreasiasi, kepada BPIP yang sudah menyelenggarakan beda musik kebangsaan untuk ke empat kalinya saat ini, yang mana acara awalnya dimulai di Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran (UNPAD), ketiga Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Serang, Banten, dan ke empat diselenggarakan di IPB University.
“Kedepannya, insya Allah kegiatan ini akan terus bergulir di kampus-kampus lainnya yang berada di 34 Provinsi di Indonesia. Mungkin juga kita akan lakukan di sekolah-sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun d pondok-pondok pesantren dan seterusnya,” ucapnya.
“Intinya dalam kegiatan Beda Musik Kebangsaan ini, kita ingin menyampaikan visi misi yang penting tadi berupa mengenal nilai-nilai ideologi pancasila,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Sekum BPIP, Karjono, Sekretaris IPB University, Aceng Hidayat, Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Kepala Departemen Arsitektur Lanskap/Pembina UKM Agria Suara IPB University, Dr. Akhmad Arifin Hadi, Conrad GV, Agus Hafi X Factor, Slag Band, dan acara ini didukung oleh Sinergy For Indonesia, Zilenial, Perhumas, IPB Bogor University, nyanyian rumah Indonesia, BEMKMIPB, dan Indonesia Care serta media partner. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !